Rumah Batik untuk City Branding

Outlet batik Danar Hadi yang terletak di Jl. Raden Saleh Jakarta baru saja direnovasi total. Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf yang meresmikan akhir bulan lalu memiliki ide bahwa toko-toko legendaris seperti Danar Hadi Radeh Saleh, mestinya bisa dijadikan salah satu point of interest dalam city branding Jakarta.

Saya ingin lebih banyak toko seperti ini yang bisa menarik turis untuk menikmati budaya, tarian makanan, dan lain-lain. Jakarta kurang sekali tempat-tempat seperti ini. Saya sudah bicara dengan Ibu Diana (Diana Santosa, Managing Director PT Batik Danar Hadi –Red), selain sebagai outlet biasa, tempat ini bisa dirancang sebagai tujuan kunjungan wisatawan asing dalam paket yang bisa dikerjasamakan dengan travel biro,” ujarnya saat memberi sambutan.

Pengembangan ekonomi kreatif, menurut Triawan, perlu dukungan tempat-tempat yang bisa menjadi etalase bagi karya kreatif anak bangsa untuk menopang kegiatan pariwisata. Tempat-tempat seperti Rumah Danar Hadi, lanjutnya, memiliki nilai-nilai yang bisa dijual, bukan sekadar pada venue-nya tapi juga sejarahnya (story telling). Karena itu, ia berencana menggandeng para pelaku biro perjalanan guna membawa para turis ke tempat-tempat yang menjadi daya tarik kreatif.

Rumah Batik Danar Hadi cabang Raden Saleh, menurut Diana, telah beroperasi sejak 1975 dan merupakan toko pertama mereka di Jakarta. Batik Danar Hadi berdiri pada 1967 di Solo dan saat ini memiliki 20 Rumah Batik Danar Hadi serta 20 store di 10 kota di Indonesia. Rumah Batik Raden Saleh, menurutnya memiliki pengunjung cukup tinggi dan tidak jarang dikunjungi wisatawan asing terutama yang berkebangsaan Jepang, Arab dan Brunei.

Renovasi yang dilakukan sekarang merupakan perubahan secara konsep dari fasad luar sampai desain interior dari tiga lantai yang ada. Lantai teratas didesain sebagai function hall yang bisa digunakan untuk acara-acara casual seperti pagelaran busana dengan daya tampung sekitar 200 pengunjung.

Lantai pertama dan kedua, seperti sebelumnya, berisi koleksi busana PT Batik Danar Hadi yang bisa dipilih konsumen untuk berbagai segmen. Danar Hadi memiliki beberapa lini produk: Danar By Danar Hadi, koleksi Eksklusif dan koleksi Basic untuk pria, perempuan serta anak-anak. Terbaru pada awal November lalu mereka meluncurkan DAYS by Danar Hadi yang menyasar segmen muda berjiwa dinamis.

Konsep yang diusulkan Triawan untuk Danar Hadi Raden Saleh sebenarnya sangat sejalan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Santosa Doelah, pendiri Batik Danar Hadi, saat memugar bangunan Dalem Wuryaningratan yang dibelinya dan mendirikan Museum Batik Kuno Danar Hadi di sebelah timur Dalem. Kompleks ini setelah dilengkapi Soga Resto and Café lantas dinamakan House of Danar Hadi dan menjadi alternatif tujuan wisata di Solo. (Bintari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *