Co-CSR PTTEP dan Dompet Dhuafa di Program “Gerai Sehat Rorotan”

Hadir di Indonesia pada tahun 2010 silam, PTTEP—perusahaan oil & gas asal Thailand—telah berkomitmen untuk melakukan tanggung jawab sosialnya di Indonesia. Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan dan kesehatan, PTTEP sudah menyelenggarakan program beasiswa di berbagai universitas di seluruh Indonesia, pembangunan PAUD (Pendidikan anak Usia Dini) beserta meningkatkan kapasitas para pengajarnya di daerah Sulawesi, serta pembagunan layanan kesehatan Gerai Sehat Rorotan di daerah Jakarta Utara.

Diungkapkan General Affairs Manager PTTEP Afiat Djajanegara, Gerai Sehat Rorotan merupakan program kerja sama CSR (Co-CSR) PTTEP dengan Dompet Dhuafa. “Gerai Sehat Rorotan adalah klinik kesahetan cuma-cuma bagi segmen dhuafa. Di dalam klinik tersebut tersedia layanan Poli Umum, Poli Gigi, Poli Diabetes Melitus, Poli TBC, dan Poli HIV,” paparnya.

Sejak dihadirkan tiga tahun lalu, lanjut Afiat, Gerai Sehat Rorotan telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Tahun ini, kami targetkan ada 100 ribu penerima manfaat dari Gerai Sehat Rorotan. Itu artinya, tumbuh 10% dibandingkan tahun lalu,” ujarnya, yang menegaskan bahwa PTTEP menganggarkan US$ 3,5 juta untuk program Gerai Sehat Rorotan selama periode lima tahun.

Pada pertengahan Maret ini (15/3), bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-3 Gerai Sehat Rorotan, PTTEP dan Dompet Dhuafa menggelar layanan kesehatan bertajuk “Untukmu Ibu”. Pada kesempatan itu, PTTEP dan Dompet Dhuafa menggelar pemeriksaan dan pencegahan diabetes di daerah Jakarta Utara. Selain itu, digelar juga talkshow guna mengedukasi tentang pentingnya mencegah penyakit Diabetes Melitus (DM).

Ditambahkan Direktur Pengembangan Usaha Sosial Dompet Dhuafa Social Enterprise Rini Suprihartanti, program jemput bola tersebut berangkat dari fakta bahwa penyakit diabetes menjadi persoalan serius di Indonesia. Sebab, Indonesia menjadi negara yang berada di urutan keempat dengan prevelensi diabetes tertinggi di dunia. Bahkan, diabetes menjadi penyebab kematina tertinggi nomor tiga di Indonesia.

“Kegiatan pemeriksaan dan pecegahan diabetes telah dilakukan di lima kelurahan di Jakarta Utara, yakni di Kalibaru, Koja, Warakas, Marunda, dan Rorotan. Kegiatan ini diselenggarakan juga untuk mensosialisasikan Gerai Sehat Rorotan serta dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional,” ujar Rini, yang menyebutkan ada 555 perempuan di Jakarta Utara yang telah mengikuti program pemeriksaan dan pencegahan diabetes ini.

Ditambahkan Rini, sebagai partner CSR dari PTTEP, Domet Dhuafa juga melengkapi program Gerai Sehat Rorotan dengan menghadirkan empat Pos Sehat di daerah Rorotan, Jakarta Utara. “Keempat Pos Sehat itu kami hadirkan di Pesantren dan Mesjid guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang kurang mampu untuk memperoleh layanan kesehatan yang terbaik. Bahkan, jika melalui Gerai Sehat Rorotan diperlukan rujukan hingga ke rumah sakit, Dompet Dhuafa juga memiliki emapt Rumah Sakit, antara lain di Bogor dan Jakarta Timur,” paparnya.

Hasilnya? Dijawab Afiat, penerima manfaat program Gerai Sehat Rorotan terus bertumbuh setiap tahunnya, yakni dengan rata-rata per tahun 10%. “Bahkan, melalui evaluasi dari badan independen, hasil Social Return of Investment (SROI) program Gerai Sehat Rorotan tercatat positif. Dari US$ 1 yang dikeluarkan untuk program tersebut, SROI-nya mencapai lebi hdari itu, yakni 1,25,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)