Ketika Astragraphia Fokus pada Program CSR Pendidikan

Memanfaatkan momen Hari Anak Nasional yang jatuh di bulan Juli, hari ini (20/7), PT astra Graphia Tbk. sebagai salah satu anak perusahaan Astra International menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa kegiatan filantropi. Kali kegiatan filantropi yang dipilih adalah mengunjungi TK Perguruan Cikini Jakarta dengan mendonasikan produk printer Fuji Xerox DocuCentre S2420 untuk TK Perguruan Cikini. Pada kesempatan itu, digelar juga kegiatan pembacaan cerita rakyat "Malin Kundang" yang dikemas dalam bentuk pertunjukan panggung boneka.

Dijelaskan Hari Mulyoraharjo, Chief of Corporate Communication & OS Astragraphia, "Saat ini, untuk program CSR, kami memang fokus pada pilar pendidikan. Untuk itu, kami selalu ingin berkontribusi pada dunia pendidikan di Tanah Air. Salah satunya, lewat program hari ini di TK Perguruan Cikini."

Melalui mesin Fuji Xerox DocuCentre S2420, diyakino Hari, produk kreatif anak-anak bangsa seperti karya mewarnai dan melukis, dapat tersimpan abadi dalam bentuk digital. Sejatinya, mesin multi fungsi yang memiliki kemampuan copy, print, dan color scan itu, mampu memberikan solusi kepada pihak sekolah yang selama ini memiliki ruang penyimpanan terbatas untuk karya-karya kreatif para siswa.

"Mesin ini sangat berguna bagi sekolah kami. Sebab, selama ini untuk fotokopi atau scan, kani harus pergi keluar. Selain itu, selama ini, karya anak-anak berupa lukidan dan mewarnai seringkali terbuang begitu saja, karena ruang penyimpanan kami yang terbatas. Donasi ini sangat membantu operasional sekolah kami," ujar Nunung Nurhayati, Kepala Sekolah TK Perguruan Cikini.

Terkait kegiatan pembacaan cerita rakyat, ditambahkan Hari, Astragraphia ingin berkontribusi dalam memperkenalkan dan memelihara warisan budaya Indonesia yang sudah turun temurun. "Kami ingin menanamkan kebiasaan positif kepada anak sejak dini melalui kecintaan terhadap budaya Indonesia, antara lain lewat pembacaan cerita rakyat," lanjut Hari. Competence Aid Program

Sebagai perusahaan yang concern terhadap dunia pendidikan di Indonesia, dikatakan Hari, Astragraphia rutin menggelar program CSR bertema pendidikan. Salah satu program unggulan yang digelar secara berkelanjutan adalah Competence Aid Program (CAP). "Program ini kami gelar sejak tahun 2000. Melalui CAP, kami melatih para siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) dari berbagai daerah, termasuk Papua, selama tiga bulan. Mereka kami bekali tentang dasar Teknologi Informasi (TI) agar mereka dapat menjadi sumber daya manusia yang siap pakai," ucapnya.

Selama pembekalan, dilanjutkannya, para siswa SMK diajarkan teori sekaligus ilmu terapan, termsuk hard skill dan soft skill. Istimewanya, ilmu terapan yang diberikan sangat kekinian yang memang seringkali dihadapi di lapangan. "Sebab, para pengajarnya adalah tim atau karyawan Astragraphia yang merupakan instruktur di lapangan," ujarnya.

Digelar 3 sampai 4 kali dalam setahun, CAP saat ini audah memasuki batch ke-30. Bahkan, CAP juga pernah memberikan pembekalan bagi anak-anak disabilitas dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC). "Untuk anak-anak disabilitas ini, kami memang baru pada batch 1. Dan, setiap batch CAP diikuti oleh 8 sampai 12 peserta. Mereka yang bagus berpeluang bergabung dalam tim Astragraphia. Dengan demikian, kami dapat berkontribusi dalam mengentaskan angka pengangguran," tutupnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Incar Segmen Urban, Sharp Luncurkan Healsio Automatic Cookware

Segmen urban tercatat meningkat tiap tahunnya. Rata-rata pertumbuhan tiap tahunnya mencapai 7%. Segmen urban yang didominasi oleh mereka yang berasal...

Close