Mengintip Diferensiasi dari Program “Djarum Beasiswa Plus”

djarum beasiswa Sebagai wujud dukungannya terhadap dunia pendidikan, tahun ini Djarum Foundation kembali membuka beasiswa bagi mahasiswa berpretasi, Djarum Beasiswa Plus 2016/2017. Sekitar 500 slot beasiswa telah disediakan Djarum untuk mahasiswa berprestasi dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sebelumnya, program Djarum Beasiswa Plus begitu diminati oleh mahasiswa. Dikatakan Laksmi Lestari, Program Associate Djarum Foundation, “Tahun lalu, lebih dari 15.000 peminat mendaftar. Hingga akhirnya, kami loloskan 522 mahasiswa. Banyaknya  pendaftar karena banyak mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik dan keaktifan organisasi tinggi, sehingga kompetisi menjadi ketat.” Selain mendapatkan dana beasiswa selama satu tahun, jelas Laksmi, penerima juga mendapatkan berbagai pelatihan soft skills guna menyiapkan mereka menjadi calon pemimpin masa depan bangsa. Antara lain, pelatihan Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, serta International Exposure. “Hal itulah yang menjadi diferensisasi atau yang membedakan Djarum Beasiswa Plus dengan program beasiswa lain,” yakinnya. Guna mengkomunikasikan program beasiwanya itu, Djarum menggelar roadshow ke sejumlah kampus, dengan membuka stan informasi atau Open Booth di berbagai kampus, termasuk di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).  “Tujuannya, agar calon pendaftar mendapatkan kiat melakukan registrasi dan proses  melewati seleksi,” tambahnya. Bathien Jagaraga, mahasiswa UPI, mengungkapkan, “Kebanyakan mahasiswa gagal melewati seleksi hanya karena kesalahan-kesalahan kecil, seperti lupa legalisir, persyaratan kurang komplet, dan sebagainya. Karenanya, kami memfasilitasi sesi informasi dengan layanan stan di kampus agar makin banyak mahasiswa berprestasi ikut mendaftar dan merasakan pengalaman luar biasa yang telah kami rasakan sebagai penerima beasiswa.” Selain UPI, lanjut Laksmi, kampus lain yang akan dikunjungi Djarum dengan menghadirkan Open Booth berupa stan informasi adalah Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Widyatama, Universitas Komputer Indonesia, Universitas Islam Bandung, Universitas Siliwangi, serta Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati, Tidak hanya berhenti sampai di sini, melalui program Community Empowerment, Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk menerapkan berbagai ketrampilan lunak yang telah diperoleh dengan melibatkan diri secara langsung dalam memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan tempat mereka berada. Melalui pembudayaan dan pemberdayaan para penerima program Djarum Beasiswa Plus ini, rangkaian pelatihan tersebut dimaksudkan guna menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di perguruan tinggi dengan berbagai ketrampilan lunak (soft skills) yang diperoleh dari program ini. Tujuannya agar Beswan Djarum di kemudian hari menjadi pemimpin masa depan bangsa yang cakap secara intelegensia maupun emosional. Sejak tahun 1984, dituturkan Laksmi, sudah lebih dari 9.300 mahasiswa berprestasi telah menjadi penerima program beasiswa. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan di lebih dari 112 perguruan tinggi unggulan di seluruh 34 provinsi di Indonesia. “Ini merupakan bukti keseriusan Djarum Foundation dalam komitmennya membangun bangsa melalui pendidikan,” tutupnya.
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
GE Dukung Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Listrik 35GW

Mengacu kepada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PLN tahun 2015 – 2024, konsumsi listrik Indonesia diprediksi akan meningkat rata-rata 8,7%...

Close