“THE NEXTDEV 2016” TELKOMSEL

Best of the Best Social Marketing

Indonesia’s Best Corporate Social Initiative 2017

Sukses menggelar program The NextDev 2015, tahun berikutnya Telkomsel kembali melanjutkan program serupa. Telkomsel antara lain mengukur keberhasilan The NextDev 2015 dari kata kunci NextDev sebagai top list dalam mesin pencari Google untuk kategori smart city di Indonesia. Bahkan, merujuk data riset Markplus, hampir 70% peserta dan audience telah mengasosiasikan NextDev dengan mengembangan smart city.

Tak heran, jika Telkomsel ingin mengulang sukses serupa di program The NextDev 2016. Salah satu program unggulan dari Telkomsel itu sebenarnya merupakan platform yang dapat mendorong generasi muda ikut berkontribusi membangun Indonesia dengan mengembangkan mobile Apps untuk menyelesaikan permasalahan publik di perkotaan dan pedesaan.

The NextDev 2016 bukan hanya berupa kompetisi, melainkan sebuah program terintegrasi yang bertujuan mendorong kemajuan ekosistem digital di Indonesia serta mendukung pengembangan startup lokal berbasis digital. The NextDev 2016 memfasilitasi kebutuhan berbagai pemangku kepentingan—Pemerintah, startup digital, dan investor—untuk saling berinteraksi.

Ada tiga fokus utama The NextDev 2016, yaitu pengembangan smart city dengan ruang lingkup yang lebih luas; pengembangan aplikasi untuk rural; dan acknowledgement khusus untuk memotivasi pengembangan aplikasi di kategori rural.

Melalui program The NextDev 2016, ada tiga objektif yang ingin dicapai Telkomsel, yaitu mendorong terciptanya konsep smart city yang berkelanjutan di Indonesia; berkontribusi dalam membuat dampak sosial melalui teknologi; dan mengembangkan keterlibatan semua pihak untuk dampak yang lebih luas.

Adapun target audience yang disasar The NextDev 2016 adalah anak muda dari kalangan local startup digital, komunitas digital, komunitas developer; Pemerintah Kota; dan investor atau korporasi.

Program dieksekusi dalam lima agenda besar. Pertama adalah menggelar kegiatan kick off berupa peluncuran program The NextDev 2016. Kedua, roadshow sebagai wujud sosialisasi tentang program demi memperkenalkan konsep dan mekanisme program—roadshow digelar di 20 kota di 4 area Telkomsel. Ketiga, tahap seleksi untuk mencari dan menyaring ide peserta guna mencari 20 finalis terbaik. Keempat adalah bootcamp dengan memberikan pelatihan dan pembekalan bagi 20 finalis selama lima hari. Terakhir grand final menentukan tiga pemenang terbaik dan tiga aplikasi khusus untuk pengembangan daerah rural.

Program yang menelan biaya hingga Rp 12,4 miliar itu menghasilkan kenaikan jumlah partisipan roadshow di 20 kota lebih dari 100%--jika dibandingkan dengan jumlah partisipan tahun sebelumnya—yakni menjadi 8.903 peserta. Jumlah pendaftar kompetisi juga mengalami peningkatan yang sama, yakni di atas 100%, menjadi 1.124 aplikasi. Selain itu, berdasarkan hasil riset eksternal, coporate image index Telkomsel pada 2016 meningkat angkanya, dari 8.50 pada 2015 menjadi 8.05 pada 2016.

Juri Yanti Triwadiantini, Associate Sustainability Adviser at Indonesia Business Link (IBL) dan Chair Board of Trustees ASEAN CSR Network menilai program The NextDev lebih sebagai program Social Marketing ketimbang program Business Practice—sehingga program ini kemudian dimasukkan ke dalam kategori Social Marketing. Sementara juri Indira Abidin menilai program ini cakupannya dan amplifikasinya luas, dana besar, namun sayangnya, katanya, outcome-nya belum terlihat. Hal yang sama disampaikan juri M. Gunawan Alif. ”No clear measurement on outcome. And sustainability of program,” katanya. (Dwi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Lintasarta Kembali Gelar “Appcelerate 2017”

Lintasarta selaku penyedia Komunikasi Data, Internet, dan IT Services untuk berbagai sektor industri, untuk kedua kalinya menggelar program Corporate Social...

Close