Peran LSPR-Jakarta di Program “Literasi Internet Ramah Anak”

Menciptakan generasi bangsa cerdas, bertanggung jawab, dan bermartabat, sejatinya tak hanya tanggung jawab pemerintah. Melainkan, juga menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, termasuk instansi maupun perguruan tinggi.

Oleh karena itu, sebagai wujud tanggung jawab sosialnya, London School of Public Relations-Jakarta (LSPR-Jakarta) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) menggelar program edukasi “Literasi Internet Ramah Anak” di delapan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di DKI Jakarta. Edukasi yang digelar pada awal Agustus di Jakarta itu ditujukan kepada orang tua dengan anak-anak berusia 7-14 tahun.

Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat LSPR-Jakarta Yuliana Riana P, MM. mengungkapkan bahwa ada sepuluh dosen dan seratus mahasiswa bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, ICT Watch, Yayasan Sejiwa, Forum Anak DKI Jakarta, dan Traditional Games Return Community, berpartisipasi pada program literasi internet ramah anak tersebut.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memaksimalkan fungsi internet dengan cerdas, memiliki kesadaran akan pentingnya penggunaan internet sehat, dan juga paham dengan penggunaan internet ramah anak. Kami berharap dengan kegiatan Literasi Internet Ramah Anak, perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi yang nyata untuk dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemahaman penggunaan internet secara benar,” ujarnya.

Diimbuhkan Dr. Janette Maria Pinariya, Executive Dean LSPR Jakarta, dari hasil penelitian Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2016, sebanyak 768 ribu anak Indonesia usia 10-14 tahun telah rutin mengakses internet. “Kami merasa kegiatan edukasi ini penting untuk dilakukan kepada anak dan orang tua. Oleh karena itu, kami berharap edukasi ini juga dapat meminimalisir bahaya internet seperti cyberbully, terpapar konten negatif, menjadi korban dari pelanggaran privasi, dan juga dampak negatif lainnya,” harapnya

Lebih lanjut Yuliana menjelaskan, RPTRA yang menerima penyuluhan adalah RPTRA Meruya Utara, RPTRA Borobudur, RPTRA Cililitan, RPTRA Kebon Sirih, RPTRA Rasamala, RPTRA Semper Barat, RPTRA DKI Berseri, dan RPTRA Tiga Durian. “Ada sekitar 800 orang yang akan merasakan dampak dan manfaat dari kegiatan ini. Kegiatan edukasi literasi ramah anak ini juga merupakan salah satu perwujudan tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)