Sobat Air Ades, Cause Promotion untuk Konservasi Air

Latar belakang

Sebagai merek air minum dalam kemasan yang diproduksi oleh Coca-Cola Indonesia, Ades memiliki komitmen untuk turut berkontribusi pada kelestarian lingkungan hidup, khususnya kelestarian air. Ini sejalan dengan program konservasi air yang tidak terpisahkan dari bisnis Coca-Cola dimana pun perusahaan itu beroperasi.

Menurut Andrew Hallatu, Public Affairs and Community Manager Coca-Cola Indonesia, dalam satu dekade terakhir, berbagai program Water Replenishment yang dilakukan oleh Coca-Cola di Indonesia setidaknya telah mengembalikan lebih dari satu miliar liter air kembali ke alam dan masyarakat. “Bahkan, pada tahun 2015, kami telah mampu mengembalikan air yang kami pakai hingga 164%-nya,” tegasnya.

Salah satu upaya pengembalian air yang dilakukan antara lain melalui pembangunan sumur-sumur resapan untuk penyelamatan mata air, perbaikan akses air bersih dan sanitasi, hingga pembuatan Embung di lahan kering untuk fungsi konservasi air sekaligus pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan.

Ades sebagai salah satu merek keluaran Coca-Cola Indonesia, memiliki komitmen yang sama, yakni mengkampanyekan pesan untuk melestarikan sekaligus mencintai air kepada konsumennya. Untuk itu, pada Mei 2018 lalu Ades menggelar kampanye “Cintai Air, Cintai Hidup”.

Marketing Manager Hydration Coca-Cola Indonesia Mohamad Rezki Yunus memaparkan, melalui kampanye “Cintai Air, Cintai Hidup”, Ades memperkenalkan sekaligus mengapresiasi dua Pejuang Air Ades, Sugeng Handoko dari Yogyakarta dan Romo Marselus Hasan dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Keduanya telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kelestarian air sebagai sumber kehidupan dan memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan. Selanjutnya, pada akhir Agustus ini Ades menggelar kampanye Sobat Air Ades,” ujarnya.

Ada sejumlah kriteria yang membuat keduanya terpilih sebagai Pejuang Ades, antara lain program pelestarian air yang dilakukannya berskala besar, program pelestarian air-nya mudah direplikasi ke daerah lain, dan inisiatif yang dilakukan terkait pelestarian lingkungan—khususnya air—ini adalah program berkelanjutan.

Konsep Program

“Sobat Air Ades” adalah program lanjutan dari Pejuang Air Ades, yang menyasar segmen muda. Program tersebut yang dibentuk oleh Ades untuk meningkatkan kepedulian dan melakukan aksi nyata di antara generasi muda terhadap pentingnya sumber daya alam, khususnya air. Di antaranya, melalui kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan yang nantinya akan berguna bagi kehidupan masa depan Indonesia.

Diterangkan Rezki, konsep “Sobat Air Ades” adalah memberikan wadah bagi anak-anak muda sekaligus mempertemukan mereka dari beragam daerah dan latar belakang yang memiliki visi yang sama, yaitu memiliki semangat mencintai alam Indonesia dan ingin berkontribusi pada konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan untuk kelangsungan hidup masyarakat Indonesia.

“Dengan menjadi Sobat Air Ades, mereka berkesempatan mengikuti kegiatan Conservacation. Kegiatan Conservacation memiliki keunikan karena selain memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkontribusi langsung pada kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan, mereka juga berkesempatan untuk menikmati keindahan alam Indonesia,” ia menerangkan.

Eksekusi

Program “Sobat Air Ades” diawali dengan Pemilihan Sobat Air Ades melalui akun media sosial Ades Indonesia. Calon peserta menceritakan secara visual dan video mengenai semangat (passion) serta kontribusi apa yang bisa mereka lakukan saat nantinya terjun langsung dalam kegiatan konservasi air.

Periode pertama (unggah foto) digelar pada 8 Juni 2018 sampai dengan 14 Juli 2018. Sementara itu, periode kedua (unggah video) digelar pada 23 Juli 2018 sampai 3 Agustus 2018. Program tersebut berhasil diikuti oleh 485 calon peserta. Pada periode pertama terpilih 60  peserta untuk melewati tantangan selanjutnya. Pada periode kedua terpilih 10 peserta Sobat Air Ades ke NTT dan 10 Sobat Air Ades ke Yogyakarta.

Sebanyak 20 peserta terpilih tersebut kemudian mengikuti Conservacation (conservation vacation). Conservacation adalah kegiatan aksi lingkungan yang melibatkan masyarakat untuk bergabung menjadi Sobat Air Ades untuk bersama dengan Pejuang Air Ades, untuk memadukan kegiatan konservasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan sekaligus menikmati alam Indonesia yang asri.

“Kegiatan Conservacation akan dilakukan di area konservasi air yang dilakukan oleh Pejuang Air Ades, yaitu Desa Bea Muring, Nusa Tenggara Timur dan Desa Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta selama maksimal enam hari,” ungkap Rezki.

Sobat Air Ades yang telah terpilih diberikan tantangan oleh Ades Indonesia untuk menunjukan kepedulian dan kontribusi pada lingkungan. Pada 19-22 September, 10 Sobat Air Ades akan menjalani Conservacation di Yogyakarta bersama Pejuang Air Ades Sugeng Handoko. Setelahnya, pada 25-30 September, 10 Sobat Air Ades akan menjalani Conservacation di Nusa Tenggara Timur bersama Pejuang Air Ades Romo Marselus Hasan.

Di NTT, 10 Sobat Air Ades akan mempelajari pemanfaatan air sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan langkah-langkah pelestarian sumber daya airnya melalui penanaman pohon di sekitar daerah aliran sungai. Mereka juga terlibat dalam upaya perbaikan akses air bersih bagi warga sebagai bagian dari kegiatan konservasi dan pengelolan air yang berkelanjutan. Beberapa hari kemudian, acara dilanjutkan dengan menikmati boat trip ke Pulau Komodo.

Sementara itu, di Yogyakarta, 10 Sobat Air Ades akan menikmati pesona alam Desa Wisata Nglanggeran dan Gunung Api Purba sambil membantu membangun sumur resapan yang akan dibangun di daerah tangkapan air serta mempelajari pengelolaan sumber mata air. Setelah itu, para Sobat Air Ades akan menikmati wisata lain di sekitar wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta.

Menggandeng mitra lokal dari The Nature Conservancy Indonesia, dituturkan Andrew, Sobat Air Ades ini harapkan dapat menjadi agent of change di lingkungannya masing-masing, dalam hal ini terkait konservasi air.

“Program Pejuang Air Ades dan Sobat Air Ades merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan air minum yang baik kepada konsumen, termasuk memelihara kelestarian lingkugan, dalam hal ini air,” Andrew menutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)