XL Libatkan Pelanggan di “Gerakan Donasi Kuota”

Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 dimanfaatkan PT XL Axiata Tbk. untuk menggelar salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya yang bertajuk “Gerakan Donasi Kuota”. Melalui program tersebut, XL juga menggalang partisipasi pelanggan dan masyarakat untuk secara sukarela mendonasikan kuota miliknya, yang kemudian disalurkan bagi peningkatan kualitas pendidikan sekolah-sekolah di berbagai pelosok Indonesia tersebut. Peluncuran "Gerakan Donasi Kuota” berlangsung hari ini (29/8) di Jakarta, Sabang, dan Bogor dengan dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Diungkapkan Dian Siswarini, “Masih di bulan Agustus, bulan yang kental dengan nuansa Kemerdekaan Republik Indonesia, kami sengaja meluncurkan Program ‘Gerakan Donasi Kuota’ ini. Kami mengajak masyarakat dan pelanggan XL untuk secara aktif berpastipasi memajukan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di berbagai pelosok daerah, termasuk di daerah kategori terdepan, tertinggal, dan terjauh. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa program tersebut merupakan inovasi XL untuk menambah nilai manfaat atas layanan telekomunikasi dan data dari XL bagi masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan semakin luasnya jaringan internet cepat 4G LTE yang terus XL bangun hingga ke pelosok-pelosok daerah.

"Melalui donasi kuota akses internet dan data dari pelanggan dan masyarakat, gerakan ini akan mampu memberikan kesempatan bagi anak-anak kita di daerah untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik. Termasuk, menjadi sarana mempersiapkan mereka memasuki era digital," yakin Dian.

Lewat gerakan ini, terang Dian, pelanggan dapat secara sukarela mendonasikan kuota paket data Xtra Combo miliknya berapapun besarnya. Caranya, dengan mengakses ke UMB *123*888# kemudian pilih kuota yang ingin didonasikan. "Kuota yang didonasikan akan mengurangi Kuota Utama Paket Xtra Combo pelanggan," tegasnya.

Selain donasi sukarela pelanggan, lanjut Dian, XL juga akan mendorong program tersebut dengan cara mengalokasikan kuota sebesar sebesar 25 MB untuk setiap pembelian dan isi ulang paket data Xtra Combo oleh pelanggan. Alokasi kuota tersebut tidak akan memotong kuota yang dibeli pelanggan.

"Akumulasi kuota data sumbangan pelanggan dan alokasi dari XL tersebut selanjutnya akan disalurkan dengan pembagian setiap sekolah penerima mendapatkan donasi kuota 20GB/bulan selama setahun. Selain itu, juga akan ada donasi untuk siswa sebesar 100MB/bulan untuk setiap siswa juga selama setahun," ia menegaskan.

Pada tahap awal, target donasi tersebut diharapkan dapat tersalur ke sedikitnya 5.000 sekolah di berbagai wilayah selama setahun pertama. Dengan demikian, diharapkan ratusan ribu siswa akan bisa mendapatkan manfaat dari program di tahun pertama. "Kami juga berharap program ini akan mampu memfasilitasi sebagian besar sekolah yang berada di dalam area jangkauan layanan data miliknya, baik 3G maupun 4G LTE," tuturnya.

Terkait mekanisme penyaluran kuota donasi, XL akan melakukannya dengan menyertakan perangkat mobile broadband atau router XL Home, sehingga bisa dibagikan secara simultan ke 32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar. Mekanisme tersebut sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif, selain juga penerapan sistem pengawasan yang tertuang dalam perjanjian antara XL Axiata dengan setiap sekolah penerima donasi.

Selanjutnya, untuk memastikan program ini tepat sasaran, maka XL Axiata menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, data sekolah calon penerima donasi disesuaikan dengan roadmap pemerintah dalam penerapan digitalisasi untuk sekolah setingkat SMA/SMK.

"Penyaluran donasi ini juga disesuaikan dengan ketersediaan jaringan data internet cepat milik XL Axiata di berbagai daerah. Hingga saat ini lebih dari 400 kota telah terjangkau layanan data, termasuk lebih dari 336 kota terjangkau layanan 4G LTE. Jaringan Data ini akan terus semakin luas hingga akhir tahun 2017 dan setelahnya. Sekolah SMA/SMK di Sabang akan mendapatkan manfaat dari program ini, yaitu SMAN 1 Sabang, SMAN 2 Sabang, SMAS Islam Al-Mujadshid, SMKN 1 Sabang," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Native Ad Sangat Mahal

Prami Rachmiadi, Chief Marketing Officer KMK Online Sebenarnya video advertising (video Ad) sedang tren di Indonesia. Namun, yang lebih relevan...

Close