Gencar Penetrasi Pasar, Ini Tiga Strategi yang Diusung Semen Merah Putih

merah putih Sejak kehadirannya di pasar semen nasional pada tahun 2012 lalu, merek Merah Putih tumbuh progresif. Dalam kurun empat tahun, pertumbuhan penjualan semen Merah Putih tercatat empat kali lipat. Bahkan, sepanjang tahun 2015 lalu penjualan semen Merah Putih mencapai 2 juta ton. Dengan angka itu, kini semen Merah Putih sanggup menguasai pasar semen di wilayah Jawa-Bali sebesar 3%. Sebagai pendatang baru, tentu saja Merah Putih harus mampu bersaing dengan merek-merek incumbent yang tak kalah agresifnya merangsek pasar Indonesia. Diakui General Manager Sales & Marketing Division PT Cemindo Gemilang Oza Guswara, ada tiga strategi utama yang dikedepankan Merah Putih guna melakukan penetrasi di pasar semen. Pertama adalah memperkuat channel penjualan melalui retailer. Antara lain, dengan menggelar program retailer gathering secara rutin tiap tahunnya, mulai tahun 2013 lalu. “Para retailer, dalam hal ini para pemilik toko bahan bangunan, adalah mitra sekaligus ujung tombak kami dalam membesarkan pasar Merah Putih. Saat ini, kami sudah memiliki 3.500 retailers yang tersebar di Jawa dan Bali. Target kami, tahun ini jumlah retailers yang kami jangkau bisa mencapai 5.000 retailers, dari 11.000 hingga 20.000 retailers yang tersebar di wilayah Jawa-Bali,” katanya. Strategi kedua adalah menyasar pasar proyek atau infrastruktur sebagai pos pendapatan baru Merah Putih. Oleh karena itu, sejak tahun 2016 ini, semen Merah Putih menghadirkan Bulk, Project, & Infrastructur Division untuk menggarap pasar berskala besar. “Dengan strategi ini, kami berharap tahun ini Merah Putih bisa memperoleh market share 6% di wilayah Jawa-Bali atau menjual 4 juta ton semen. Dari 4 juta ton itu, diharapkan proyek dan infrastruktur dapat menyumbang 10-15%,” harap Oza. Selanjutnya, strategi ketiga adalah membukan channel dan pasar baru. “Selama ini, semen Merah Putih memang masih didominasi oleh wilayah Jawa Bali. Namun, hingga kini, kami sudah ada di 14 propinsi yang tersebar di pulau Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat. Tahun ini, kami menargetkan akan masuk ke 4-5 provinsi baru,” patok Oza, yang menyebutkan bahwa tahun 2016 ini Merah Putih juga akan melakukan investasi dari sisi branding untuk setiap value chain-nya.   Aktivasi “BALIVAGANZA” untuk Retailers Diakui Oza, retailers menjadi salah satu tokoh kunci saat konsumen menentukan merek semen yang akan mereka beli. Untuk itu, katanya, memaintain loyalitas para pemilik toko bahan bangunan (retailers) menjadi langkah penting bagi semen Merah Putih. Khusus di tahun ini, ditambahkan Marketing Manager PT Cemindo Gemilang Silvie Hardy, retailer gathering Merah Putih mengusung program ‘BALIVAGANZA’. “Untuk tahun 2016 ini, Pulau Bali dipilih sebagai tujuan wisata dengan mengusung tema liburan yang dikemas dalam kegiatan spektakuler ‘BALIVAGANZA’. Kegiatan akan dilaksanakan pada 25-28 Mei 2016, dengan mengajak 3.500 retailers (pemilik toko) di seluruh Jawa-Bali,” papar Silvie. “Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Uluwatu, Bali, itu memang digelar untuk memberikan apresiasi kepada retailers Semen Merah Putih di seluruh Indonesia yang telah menjual produk Semen Merah Putih. Mereka yang berhasil menjual 80 ton semen dalam periode tiga bulan, berhak ikut program ini bersama pasangannya. Targetnya, dengan adanya apresiasi ini bisa menambah jumlah retailers di seluruh Indonesia setiap tahun,” Silvie menuturkan. Selain program Retailers Gathering, semen Merah Putih juga memiliki program Retailers Rewards Trip. Program tersebut juga digelar setiap tahun khusus untuk para retailers yang berhasil menjual produk Semen Merah Putih dengan target tertentu. Rewards tersebut berupa perjalanan ke luar negeri yang mengajak 250 retailers ke Korea Selatan di tahun 2014 dan 300 retailers ke Shanghai di tahun 2015. Khusus untuk tahun 2016, pemberian rewards trip ini dilakukan 2 kali, yaitu pada kuartal 1 berupa perjalanan wisata ke Thailand (600 retailers), Hongkong (180 retailers), Jepang (100 retailers), dan Umroh (100 retailers). Sementara itu, di kuartal 3 dan 4 mendatang, berupa perjalanan kapal pesiar (cruise), Korea Selatan, Jepang, dan Australia. “Kami memang ingin memanjakan para retailers karena mereka adalah bagian dari keluarga besar semen Merah Putih. Dengan rangkaian acara yang Semen Merah Putih adakan untuk para retailers, kami ingin terus membina hubungan baik,” tegas Silvie, yang meyakini bahwa BALIVAGANZA merupakan Perjalanan Wisata Pemilik Toko Terbanyak yang pertama kali digelar di Indonesia hingga memperoleh MURI (Museum Rekor Indonesia).
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
APMF 2016: Dari Peluncuran Buku hingga Sesi Big Break

Ada yang berbeda dari perhelatan Asia Pacific Media Forum (APMF) 2016. Kali ini, event bergengsi untuk para praktis agensi, media,...

Close