Layanan Data Telkomsel Diprediksi Tumbuh Hingga 137%

Pada periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, Telkomsel memprediksi terjadinya lonjakan trafik layanan data sebesar 40% dibandingkan hari normal. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, kenaikannya bisa sampai 137%. Menurut Direktur Jaringan Telkomsel Bob Apriawan yang ditemui dalam Media Gathering Telkomsel di Lombok pertengahan Mei 2018 (11/5) lalu, perilaku komunikasi pemudik maupun wisatawan di Indonesia kini didominasi penggunaan layanan data, termasuk selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri.

Telkomsel

Jajaran Direksi Telkomsel saat pemaparan program Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2018 di Lombok, pada pertengahan Mei 2018 lalu.

Tingginya penggunaan layanan data antara lain dipicu oleh perilaku komunikasi pelanggan yang lebih sering mengunggah atau membagi foto dan video aktivitas di lokasi mudik dan wisata ke social media serta aplikasi pesan instan. Di samping itu, pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk mengakses berbagai informasi dan direktori kuliner, penginapan, dan beragam aktivitas seni dan budaya yang bisa dilakukan di lokasi mudik dan wisata, serta menikmati berbagai layanan hiburan digital, seperti video, musik, dan games,” ungkap Bob.

Sementara, trafik layanan suara diperkirakan akan turun sekitar 8%-9% dibanding hari normal. Sedangkan trafik layanan SMS cenderung stagnan, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding hari biasa. “Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat perilaku pelanggan yang kini semakin fasih dan intensif dalam menggunakan berbagai aplikasi dan layanan digital, yang mengakibatkan turunnya intensitas penggunaan layanan suara maupun layanan SMS,” lanjut Bob.

Untuk memenuhi kebutuhan data yang terus melonjak selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, Telkomsel meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia untuk menghadirkan layanan data yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai.

Kualitas jaringan merupakan prioritas utama kami dalam mengantisipasi tingginya penggunaan layanan komunikasi pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2018. Dengan mengimplementasikan 12.000 BTS 4G di seluruh pita frekuensi, kami menjamin pelanggan dapat menikmati pengalaman menggunakan layanan broadband secara optimal dan prima,” kata Bob.

Ia menjelaskan, dari 12.000 BTS 4G tersebut, 26% di antaranya menggunakan frekuensi 2.300 MHz, 8% di pita frekuensi 2.100 MHz, 60% di pita frekuensi 1.800 MHz, dan 5% di pita frekuensi 900 MHz. Pita frekuensi 1.800 MHz merupakan pita frekuensi utama untuk menggelar layanan LTE. Pita frekuensi 900 MHz difokuskan untuk melayani wilayah-wilayah tidak padat penduduk yang dapat menghasilkan jangkauan layanan lebih luas. Pita frekuensi 2.100 MHz dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan tambahan LTE. Sementara pita frekuensi 2.300 MHz dimaksimalkan sebagai solusi layanan di wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

Selain membangun belasan ribu BTS 4G di seluruh pita frekuensi, Telkomsel juga menambah kapasitas jaringan pada 579 BTS 4G, mengoperasikan 73 mobile BTS, menambah kapasitas gateway internet 66% dari kapasitas existing menjadi 3.288 Gbps, menambah kapasitas sistem IT untuk layanan, dan menambah kapasitas layanan isi ulang pulsa. Jalan tol yang merupakan jalur utama yang selalu padat saat mudik juga menjadi fokus pengamanan jaringan Telkomsel. Sebanyak 16 ruas tol utama di Sumatra dan Jawa, termasuk 12 ruas tol baru, sudah dilayani 2.226 BTS, termasuk 666 BTS 4G.

Dari sisi produk dan layanan, Telkomsel berupaya menjaga ketersediaan kartu perdana dan layanan isi ulang pulsa sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang biasanya meningkat pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2018. Telkomsel juga menggelar posko layanan di 772 titik strategis di jalur mudik dan lokasi wisata utama atau point of interest, yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal.

Telkomsel juga menggelar deretan program khusus bagi pelanggan, antara lain penukaran Telkomsel POIN dan aktivasi layanan berhadiah khusus, pameran penjualan paket bundling Ramadan Fair di 13 kota, serta program mudik bareng.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, “Bagi Telkomsel, periode Ramadhan dan Idul Fitri menjadi momentum yang istimewa, di mana keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji. Pada periode tersebut, umumnya penggunaan layanan komunikasi lebih tinggi dibanding hari biasa. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari Telkomsel menggelar berbagai persiapan dari sisi infrastruktur maupun produk dan layanan agar pelanggan tetap bisa menikmati layanan dengan nyaman selama masa Ramadhan hingga Idul Fitri.” (Marina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)