|
Belajar Dari New Zealand Mempopulerkan Kiwi |
|
|
|
|
Wednesday, 09 June 2010 |
 Zespri Kiwi Siapa bilang branding produk agribisnis tidak pernah berhasil? Dengan strategi komunikasi untuk menguatkan awareness tentang benefit produk maupun awareness mereknya sendiri, Zespri sukses mengolah pasar Indonesia. Belajar dari sukses kiwi, siapa tahu kita bisa membawa salak ke negeri Cina, pasar dengan 1,3 miliar penduduk. Penulis : Nurur R Bintari Foto : Istimewa
|
|
Last Updated ( Wednesday, 09 June 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Low Budget High Impact Ala Vicenza |
|
|
|
|
Thursday, 25 March 2010 |
 Hanny, Marketing & Import Executive PT Rindangsakti Damai Jika ada marketer yang ingin belajar bagaimana melakukan strategi branding yang efektif meski dengan anggaran cekak, belajarlah dari Vicenza. Ditulis oleh: Nurur R Bintari; Foto: Ihsan Sulaiman
|
|
Last Updated ( Thursday, 25 March 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Mengintip Rejuvinasi Nescafe |
|
|
|
|
Thursday, 25 March 2010 |
 Produk Nescafe Tidak mudah mengubah mindset konsumen Indonesia tentang Nescafe yang telanjur dipersepsi sebagai produk kopi instant. Karena itu, untuk meluncurkan new Nescafe yang rasanya diklaim lebih kuat—serasa kopi tubruk, Nestle Indonesia menggelar kampanye yang terintegrasi. Seperti apa konsepnya? Penulis/Peliput: Dwi Wulandari; Foto: Istimewa
|
|
Last Updated ( Thursday, 25 March 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
STRATEGI DI BALIK PERUBAHAN KAMPANYE SMART |
|
|
|
|
Thursday, 18 February 2010 |
 Smart Telecom Smart ingin keluar dari crowded perang tarif antarprovider seluler di Tanah Air. Didukung kekuatannya menggarap pasar layanan data—karena beroperasi di pita frekuensi 1900 Mhz, pemain yang tergolong paling anyar di pasar seluler ini mengubah kampanyenya menjadi fokus di USP layanan data. Penulis: W. Setiawan; Foto: Ihsan Sulaiman
|
|
Last Updated ( Wednesday, 03 March 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
PUBLICITY FOR ICE CREAM BRANDS |
|
|
|
|
Thursday, 18 February 2010 |
 Antonio Federici Dari mendukung pernikahan sesama jenis, menampilkan pendeta dan biarawati dalam iklan, hingga melakukan sesuatu sensasional untuk menciptakan pemberitaan di media, demikian aktivitas komunikasi pemasaran produk es krim di belahan dunia sebelah Barat sana. Strateginya lebih menekankan pada publisitas ketimbang promosi consumer goods biasa. Mengapa? Bagaimana di Indonesia? Penulis: Iski Foto: Istimewa
|
|
Last Updated ( Thursday, 18 February 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 19 |