|
Kekuatan Visual Peraih Bronze Cannes |
|
|
|
|
Thursday, 24 November 2011 |
 Bubbles Pet Cologne Menyabet penghargaan di Cannes Lions International Festival memang tidak mudah. Maklum saja, ajang kreatif periklanan bergengsi tersebut merupakan pertarungan kelas dunia. Bahkan, ribuan karya yang mendaftar masih harus melewati seleksi ketat terlebih dahulu—untuk dapat lolos ke dalam deretan short list. Belum lagi jumlah karya yang masuk (entries) tahun ini meningkat 20%, menambah ketatnya tingkat persaingan.
|
|
Last Updated ( Thursday, 24 November 2011 )
|
|
Read more...
|
|
|
Monday, 14 November 2011 |
|
Meski sudah ada perusahaan yang memberikan pitching fee kepada agensi yang diundang untuk mempresentasikan ide kreatifnya, sebagian besar perusahaan pemilik merek (hingga 80%) masih menganggap pitching fee tidak diperlukan, dan mereka menyatakan tidak bersedia membayarnya. Padahal, Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), sejak 2002 sudah memberlakukan pitching fee dalam Standar Usaha Periklanan Indonesia (SUPI) yang disahkan dalam kongresnya pada tahun yang sama.
|
|
Last Updated ( Monday, 14 November 2011 )
|
|
Read more...
|
|
|
Konsep Emosional Tidak Cocok Buat Kampanye Energi Drink? |
|
|
|
|
Wednesday, 12 January 2011 |
|
 Bambang Sukma Wijaya Kampanye “M-150 Mencari Pahlawan” dinilai terlalu berani oleh Bambang Sukma Wijaya, Pemerhati Komunikasi Merek dari Universitas Bakrie. Sebagai produk minuman energi untuk segmen menengah atas, menurutnya, konsep kepahlawanan dalam komunikasi M-150 kali ini sudah melampaui functional benefit, emotional benefit, bahkan mencoba mendekati tahapan symbolic benefit—yang biasanya hanya dilakukan oleh brand dengan loyalitas kuat, dan sudah bisa menerapkan spiritual marketing. M-150 telah melakukan lompatan terlalu jauh dengan konsep yang lebih soft sell. Apalagi, brand itu juga melakukan aktivitas brand CSR—berupa pencarian sosok pahlawan di masyarakat—yang biasanya dilakukan oleh level korporat.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 12 January 2011 )
|
|
Read more...
|
|
|
Iklan Susu Lebih Efektif buat Brand Image |
|
|
|
|
Friday, 17 December 2010 |
|
 Djito Kasilo Djito Kasilo, Strategic Planner Dwi Sapta
Beberapa tahun yang lalu, saya pernah handle klien dari kategori susu anak-anak, yang menyasar kelas menengah atas. Salah satu temuan dari riset pada waktu itu adalah dalam memilih susu anak, para orangtua menengah atas tidak begitu terpengaruh iklan. Pengaruh terbesar dalam memilih susu anak justru datangnya dari rekomendasi ibunya, sahabatnya, atau dokter anaknya. Dugaan saya, sampai sekarang insight ini belum banyak berubah. Artinya, iklan hanya bisa berfungsi dengan baik untuk mengangkat brand image, tak terkecuali pada iklan susu Bebelac versi Belajar Berenang seperti yang dibahas di Majalah MIX edisi Desember 2010 (judul: Emotional Campaign Bebelac).
|
|
Last Updated ( Friday, 17 December 2010 )
|
|
Read more...
|
|
|
Menggoda Keingintahuan Lewat Teaser |
|
|
|
|
Monday, 15 June 2009 |
 Gudang Garam Sebagai produk klasik yang telah berusia 30 tahun, bukan berarti pencitraan Gudang Garam Internasional harus selawas usianya. Dieksekusi secara muda dan modern serta teaser yang ”menggoda”, merek rokok yang telah lama mengusung tagline ”Pria Punya Selera” itu mencoba mempertegas personality sekaligus value tentang sosok pria. Penulis/Peliput: Dwi Wulandari Foto: Istimewa
|
|
Last Updated ( Monday, 15 June 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 12 |