 Sharp Qwanza Pasca beberapa tahun vakum dengan merek Simba, akhir Juni ini Sharp Indonesia kembali menggarap pasar audio home system. Kali ini, Sharp menghadirkan DVD home theater dengan merek Qwanza. Berdasarkan data GFK, kategori home theater memang tumbuh signfikan. Tahun 2009 pasarnya mencapai 109 ribu unit dan di 2010 pasarnya diprediksi menembus 132 ribu unit. Sementara pemain besar yang serius menggarapnya baru dua pemain, LG dan Polytron. Adapun Samsung tengah vakum.
”Itu sebabnya, kami memutuskan masuk ke pasar home theater,” ungkap Herdiana Anita, Asisten General Manager Audio Video PT Sharp Electronics Indonesia, yang akrab disapa Nana. Pasar yang akan digarap Qwanza adalah produk dengan range harga Rp 1-3 jutaan. Karena 54% pasar home theater ada di harga Rp 1-2 juta dan 21,6% ada di harga Rp 2-3 juta. Sebagai pendatang baru, Sharp akan menggelar eksibisi di FX Senayan, Jakarta, mulai 24 Juni-6 Juli 2010. Selain itu, akan digelar juga dealer campaign, consumer promo, customer program, hingga POP material. ”Kami yakin, dengan kesuksesan Simba di masa lalu, Qwanza juga akan berhasil. Target Qwanza menguasai 30% pasar home theater atau terjual 3.000-4.000 unit per bulannya. Kekuatan kami, produk Qwanza disesuaikan dengan selera lokal,” patok Nana. (Dwi) |