Bagaimana Membuat Brand Activation yang Sukses?

Menurut Lauren Durant, Director Isilumko Activate – perusahaan marketing, branding, desain, dan konsep kreatif – brand activation dapat menjadi solusi agar brand memiliki diferensiasi dari kompetitornya di tengah pasar yang semakin sesak.

brand_activation__1435129320_76502

Strategi untuk membuat brand activation yang sukses

Selain sebagai wadah untuk menciptakan komunikasi dua arah antara brand dan konsumen, brand activation juga berfungsi untuk membangun ketertarikan konsumen, misalnya saja lewat product experience dengan cara memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mencoba produk atau jasa secara personal. Experience biasanya diciptakan melalui edukasi sehingga konsumen mau mengapresiasi brand. Dalam meenciptakan experience itu, brand tentunya juga harus mampu membangun hubungan emotional dengan mereka. Semakin kuat hubungan emosional, maka interaksi pun akan lebih berkualitas, misalnya saja konsumen akan lebih sering lagi membeli produk.

Berbeda dengan kesuksesan traditional marketing yang dapat diukur dari jumlah impresi target audiens, brand activation dapat dikatakan sukses jika mampu menciptakan engagement dengan konsumen, engagement yang membuat konsumen merasakan value brand, ketimbang hanya menjadi target brand.

Mungkin hanya 1.000 orang yang merasakan sendiri peluncuran produk baru misalnya di sebuah pusat perbelanjaan. Namun jika event di-share di sosial media, misalnya saja Instagram atau YouTube, dampaknya bisa menjadi lebih besar. Manusia adalah makhluk sosial dan memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dan berinteraksi. Walaupun event yang digelar suatu brand adalah event sederhana, brand activation adalah pilihan untuk membuat dampak yang lebih luas.

Kualitas dampak yang dihasilkan oleh suatu brand lebih penting daripada reach suatu pesan. Memaksimalkan reach akan tidak berarti jika isi pesan tidak didengar dan didalami oleh target audiens. Jika audiens menganggap message sebagai gangguan, kemungkinan besar mereka akan mengabaikannya.

Brand activation memang mampu memberikan hasil yang bagus, tetapi perlu diingat bahwa kampanye harus relevan dengan strategi brand. Untuk menghasilkan aktivasi merek yang sukses, dibutuhkan perpaduan dari berbagai elemen. Jika kampanye tidak menarik, produk atau jasa bukan yang dibutuhkan oleh masyarakat, kampanye tidak dipromosikan dan lain sebagainya, maka bisa langsung dikatakan bahwa aktivasi tidak akan mencapai tujuan.

Dikatakan Lauren Durant, beberapa elemen strategis yang wajib diingat brand dalam membuat suatu brand activation, yaitu: target komunikasi, tentukan sebelumnya berapa banyak engagement/komunikasi dengan audiens yang harus diciptakan; distribusi materi/hadiah, tentukan berapa banyak produk yang akan dikeluarkan selama kampanye; target penjualan; aktivitas call-to-action; target konversi; dan seberapa besar aktivasi ini mempengaruhi persepsi atau behaviour konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Mondelez Siap Jadikan Facebook Sebagai Satu–Satunya The Biggest Sales Channel

Mondelēz International tampaknya makin serius melancarkan strategi marketing komunikasinya di saluran digital, salah satunya Facebook. Tepat pada 23 Juni kemarin,...

Close