Incar Kelas Menengah Indonesia, Begini Strategi Branding SHARP

sharp

Tahun 2016, PT SHARP Electronics Indonesia memutuskan untuk fokus di segmen middle class (kelas menengah). Keputusan itu cukup dimaklumi, lantaran segmen tersebut termasuk segmen yang paling menjanjikan saat ini.

Menurut Boston Consultant Group, pada tahun 2012, jumlah kelas menengah Indonesia mencapai 41 juta jiwa atau 16,2%. Tahun 2020, jumlahnya diprediksi akan mencapai 68,2 juta jiwa atau 26%.

Penghasilan kelas menengah berada pada kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per hari atau Rp 1 juta hingga Rp 4,5 juta. Ciri-ciri mereka adalah penghasilan, daya beli, dan gaya hidup naik. Dari sisi value, mereka berubah dari basic needs ke produk yang memiliki added value. Sementara, dari pendapatan yang kelas menegah peroleh, 7,43%-nya untuk spending produk elektronik.

Demi mendekati kelas menengah Indonesia, SHARP pun melancarkan strategi branding di tahun 2016 ini. Ada lima strategi branding yang dilancarkan SHARP untuk mendekati kelas menengah Indonesia.

Pertama, dikatakan Brand Strategy Group Division General Manager PT SHARP Electronics Indonesia Haruhiko Sano, SHARP akan beriklan di TV berbayar atau pay TV. "Ini kami lakukan karena kelas menengah mulai menonton di saluran TV berbayar," katanya.

Kedua, SHARP juga akan banyak melakukan kampanye dan placement di media digital dan social media. Sebab, kelas menengah Indonesia terhitung "melek" digital dan social media.

Ketiga, SHARP akan menggelar brand activation berskala nasional. Tentu saja, dengan mengusung tagline Kualitas Takumi.

Keempat, SHARP akan melakukan aktivasi jemput bola lewat kemasan demo event. "Kami akan mengunjungi rumah-rumah konsumen dan mempromosikan produk-produk small home appliances SHARP. Misalnya, dengan menggelar event di Mal Taman Anggrek Jakarta, di mana kawasan itu sangat dekat dengan hunian apartemen," beber Sano.

Kelima, melakukan Interior Marketing strategy lewat visualisasi produk SHARP di media cetak. "Kami akan melakukan bundling dengan majalah untuk strategi Interior Marketig ini. Dengan strategi ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa keluarga modern Indonesia sudah menggunakan produk SHARP," tutupnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Tahun 2016, SHARP Fokus di Segmen Middle Class

Tahun 2015 lalu, PT SHARP Electronics Indonesia menutup penjualannya di angka Rp 8,3 triliun. Itu artinya, SHARP mampu meraih market...

Close