Sanggupkah Influencer Mempengaruhi Konsumen untuk Bertransaksi?

influencer okAnda ragu untuk memilih influencer atau selebriti guna meng-endorse brand Anda? Atau, Anda masih belum yakin efektif mana antara influencer dan selebriti? Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Dr Yunus Berger dari Wharton School, Experticity, dan Keller Fay Group, boleh jadi mampu menjawab dua pertanyaan itu. Studi tersebut menemukan bahwa influencer sanggup mencetak 22,2 kali lebih percakapan setiap minggunya, dibandingkan dengan pengguna biasa, terkait rekomendasi pembelian. Masih menurut penelitian tersebut, 82 persen konsumen yang disurvei mengatakan bahwa mereka sangat mungkin untuk mengikuti rekomendasi yang dibuat oleh influencer. Dalam siaran pers-nya yang dirilis di www.Adweek.com, Brad Fay, Co-founder, COO, dan peneliti utama dari Keller Fay Group, mengatakan, “Banyak pemasar hari ini mencoba menggunakan selebriti sebagai solusi influencer marketing mereka. Tetapi, mereka kehilangan kesempatan yang jauh lebih besar. Penelitian kami menunjukkan bahwa the real life influencer yang memiliki passion tentang apa yang mereka rekomendasikan lebih signifikan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Konsumen lebih cenderung untuk bertindak atas rekomendasi dari the real life influencer tersebut.” Temuan penting lainnya dari studi tersebut adalah 74 persen dari influencer sanggup  mendorong seseorang untuk "membeli atau mencoba" sesuatu. Menariknya, 87 persen yang pembeliannya berdasarkan rekomendasi dari influencer justru mampu menciptakan transaksi tatap muka. Selain itu, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa kredibilitas dan tingkat kepercayaan yang dimiliki influencer sanggup mengalahkan kredibilitas rata-rata orang biasa. Perbandingan di antara keduanya, 94 persen vs 83 persen. Influencer juga dianggap lebih berpengetahuan dibandingkan orang biasa (94 persen vs 84 persen) serta lebih baik dalam menjelaskan bagaimana produk bekerja atau dapat digunakan (92 persen vs 83 persen). .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
LOTTEMart Konversikan Uang Kembalian dengan Premi Asuransi

Praktik uang kembalian di modern ritel yang dikonversikan dengan permen atau donasi ke yayasan atau organisasi mungkin sudah lumrah. Sayangnya,...

Close