3 Tren Top Mobile Marketing 2016

Perangkat mobile semakin menggambarkan sebuah kehidupan modern. Oleh karena itu, mengikuti tren mobile marketing kini menjadi lebih penting dibandingkan yang lain. Ketika Anda berupaya meningkatkan level akuisisi pelanggan, konversi pelanggan dan level retensi, aktif berinteraksi dengan audiens melalui perangkat mobile adalah kunci penting untuk memaksimalkan revenue Anda.
3 Tren Top Mobile Marketing 2016

Tren Top Mobile Marketing 2016

Dengan berinvestasi pada platform mobile marketing yang mengutamakan user experience, personalization, dan memahami psikologi konsumen, brand diyakini akan meraih hasil signifikan jika dilakukan melalui mobile channel. Berikut adalah bagaimana brand dengan performa terbaik, berhasil mengoptimisasi strategi-nya dan menjadi contoh bagaimana menyukseskan mobile experience. Strategi dalam mobile email, push notifications, dan responsive mobile landing pages adalah kuncinya. Pertama, responsive mobile landing pages. Menurut data Forbes, 74% konsumen menggunakan ponsel mobile mereka untuk belanja. Lalu iAcquire menunjukkan bahwa 70% pencarian mobile mendorong user untuk melakukan aktivitas online pada satu jam pertama. Terakhir, menurut Adobe, 38% orang akan berhenti engage dengan sebuah situs web jika konten atau layout-nya tidak menarik. Merancang mobile landing page atau laman mobile yang responsif dan engaging, sangat penting dalam strategi mobile manapun. Diformulasikan untuk mewujudkan user experience yang nyaman dalam sebuah layar kecil mobile, usahakan laman mobile Anda menjadi versi kecil dari home page Anda. Prinsip desain dan strategi mobile adalah jelas dan sederhana. User interface (UI) harus menyoroti elemen dan aksi dengan menggunakan susunan visual yang tepat untuk menuntun mata dalam proses yang terjadi. Dengan memperhatikan tanda-tanda seperti ukuran tombol, warna, dan kontrasnya, Anda dapat mengarahkan interaksi melalui konten. Kedua, responsive mobile email. Menciptakan kampanye mobile email harus memaksimalkan fungsi dari perangkat mobile dan menggunakan kebiasaan consumer mobile untuk memberi dampak terbaik. Namun tetap berpegang pada prinsip yang berlaku. Saat teknologi mobile antarmuka lebih minim dan hal ini mempengaruhi perilaku, berikut tips untuk mengingat ketika berkomunikasi dengan user dalam daftar anda; personalisasi email dan headline kapanpun dan sebaik mungkin, tulis headline yang menarik ketertarikan pembaca, ciptakan nilai tambah dengan keterangan singkat, gunakan layout sederhana, dan gunakan CTA yang mudah digunakan untuk menarik engagement dan konversi. Ketiga, optimizing push notofications. Berdasarkan penelitian Oracle, sekitar 68% mobile user mengaktifkan push notifications aplikasi di smartphone mereka. Marketer melihat peluang push notifications 50% lebih tinggi dibandingkan email. Padahal push notification memungkinkan beberapa aplikasi meraih 92% level retensi lebih tinggi. Saat Anda mengoptimalkan strategi push notification secara keseluruhan, ingat bahwa push notification hanya bisa ter-deliver dengan izin. Untuk membuat komunikasi dalam layar smartphone berguna bagi user dan relevan secara pribadi, hanya bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas, kuantitas, dan durasi engagement dalam in-app relationship Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
“Motor Maling” Masih Paling Dicari di OLX

Ini beberapa tren yang terekam dalam transaksi jual beli di e-commerce OLX Indonesia selama periode Ramadhan 2016. Motor menjadi barang...

Close