5 Tips Ahli untuk Mendongkrak Strategi Konten Marketing di 2018

Video interaktif, live event yang tidak terlupakan, serta micro-influencer yang mampu membangun kepercayaan konsumen adalah satu paket yang wajib dilakukan untuk mendorong strategi digital marketing Anda. Dilansir MIX Marcomm dari www.marketinginsidergroup.com, berikut lima tips ahli serta insight untuk mendongkrak sekaligus memperbaiki strategi konten marketing Anda di tahun 2018.

Pertama, buat social content Anda lebih baik. Menurut CEO of Social Media Examiner, Michael Stelzner, platform Feedly penting untuk menyingkat dan mengelola semua blog dan website yang relevan dengan bisnis Anda, seperti influencer , para pakar industri dan media berita. Misalnya, Anda dapat memilih  dan membaca  artikel teratas dan kurasi konten-konten yang paling relevan untuk dibagikan dengan followers Anda. 

Gunakan platform Lumen5 untuk membuat konten video sekaligus teks dan foto dalam blog post Anda. Lalu, share melalui situs social Anda untuk meningkatkan visitor ke blog Anda. 

Then, share on your social sites to drive more interest back to your original post. Platform Tack juga tak kalah penting untuk mendukung live event, atau jika brand Anda memiliki followers yang kuat. 

Kedua, buat konten unfluencer Anda lebih baik. Jika Anda ingin lebih 'berpengaruh' untuk setiap biaya yang Anda keluarkan, Lee Odden, marketing veteran & CEO of TopRank Marketing, menyarankan Anda menggunakan micro influencers dibandingkan mereka yang memiliki mega following dan daya tarik massal. 

"Kejarlah kuantitas dari kualitas dan pastikan influencer serta brand value Anda sejalan. Carilah niche influencer yang berbeda, antara lain komunitas, konsumen, karyawan, dan konsumen prospektif. Tidak hanya 'ikan besar' di industri. Saya pikir kebenaran itu akan menelurkan banyak kampanye marketing influencer yang sukses ke depannya." 

Ketiga, buat konten video Anda lebih baik. Dengan memfokuskan pada hal dasar. Video marketing expert & Executive Creative Director at Supercool Creative, David Murdico menyarankan agar Anda fokus membuat kampanye video yang dapat membuahkan hasil. Video dengan strategi jelas, tujuan yang terukur, dan eksekusi yang tepat di akhir. 

"Saya tidak memasukkan" membangun kreativitas" sebagai prioritas pertama, karena kecuali Anda tahu apa yang ingin Anda capai dengan video, siapa yang ingin Anda jangkau dan apa yang Anda inginkan terjadi saat mencapai mereka, Anda tidak dapat secara prediktif tampil dengan kreativitas yang akan mencapai tujuan Anda."

Keempat, buat tim konten Anda lebih baik. Neil Patel, entrepreneur, penulis dan salah satu marketer ternama mengingatkan Anda tentang perluasan peran yang akan dibutuhkan di tahun 2018 dan seterusnya. Konten selalu mengacu pada berbagai kemungkinan penawaran, mulai dari blog berbasis teks tradisional sampai gamification, video dan virtual reality. Tapi, pergeseran yang kita lihat adalah bahwa ke depan, spektrum konten akan menjadi norma, bukan pengecualian.

"Perusahaan Anda perlu menciptakan strategi yang lebih luas, dengan kelompok bakat dan keterampilan yang lebih beragam, untuk memenuhi permintaan audiens Anda. Produksi dan editing audio dan video, desain grafis, manajemen kampanye, analisis - lebih banyak keterampilan yang lebih berpotensi untuk dinamisme dalam strategi pemasaran konten Anda."

Kelima, buat konten event Anda lebih baik. Menurut Colleen Bisconti, VP of Global Events IBM, ada satu kata yang perlu Anda pahami untuk pemasaran acara di tahun 2018. Transformasi.

"Saya sangat percaya bahwa sebagai pemasar acara, kita perlu terus fokus pada bagaimana kita memikirkan, merencanakan dan melaksanakan acara karena industri ini bergerak sangat cepat sehingga mereka yang tidak memiliki fokus konstan pada transformasi akan ditinggalkan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Tren Leisure Naik, RedDoorz Ekspansi ke 9 Kota di Indonesia

Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap wisata atau rekreasi (leisure) menunjukkan peningkatan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan konsumsi leisure pada kuartal...

Close