Bagaimana Caranya agar Anda Bisa Menunggangi Sharing Economy?

DriveNow-UK-1 Sharing economy telah mendorong perusahaan tradisional untuk membangun strategi bisnis baru. Selain bermitra dan investasi dalam jaringan peer-to-peer, beberapa perusahaan terpacu untuk melakukan ekspansi model bisnis mereka. BMW, misalnya, menawarkan layanan car-sharing, DriveNow, yang semuanya memanfaatkan energy listrik, mobil BMW ActiveE yang bebas emisi tersedia untuk sewa jangka pendek tergantung permintaan. Alih-alih menjual seribu mobil, BMW menjual satu mobil seribu kali, dengan layanan nilai tambah, dan memaksimalkan penggunaan dan keuntungan setiap mobil. Selain itu, program ini bisa dimanfaatkan untik mempromosikan ActiveE kepada calon pembeli yang mungkin tidak menyadari bahwa ada mobil listrik BMW di pasaran. . Produsen mobil lainnya, Ford Motor (F), juga meluncurkan program percontohan yang memungkinkan kelompok-kelompok kecil orang bersama-sama menyewa kendaraan. Target pasar program ini adalah para pelaku bisnis sharing economy. Bagaimana bisa? Ford menyewakan mobil-mobil mereka kepada sekelompok orang secara berkelompok. Kelompok tersebut bisa menyewa sehari atau beberapa hari. Bukan hanya itu, program yang disebut Ford dengan Ford Credit Link, juga membantu kelompok tiga sampai enam orang anggota kelompok itu melakukan pemesanan, pemeriksaan status kendaraan, jadwal pemeliharaan dan pembayaran, serta komunikasi. "Kami melihat adanya potensi pergeseran dari konsumen tunggal membayar untuk kendaraan tunggal ke beberapa orang berbagi biaya dan manfaat," kata Ford Credit Executive Vice President David McClelland. Langkah Ford tersebut adalah untuk merespon perkembangan layanan berbagi mobil melalui Uber, Lyft dan jasa sharing kendaraan lainnya. Perubahan itu memaksa industri otomotif mencoba beradaptasi. Pekan sebelumnya, General Motors mengumumkan investasi $ 500 juta untuk Lyft. Langkah ini setidaknya bisa meningkatkan kemampuan bisnis berbasis teknologi pengganggu (disruptive technology) yang bisa mengancam untuk industri transportasi di hilir. GM dan Lyft juga akan membuat jejaring layanan on-demand untuk mobil. Pengamat pasar mengatakan bahwa kombinasi dari layanan perjalanan-sharing dengan teknologi self-driving milik Ford, GM, Tesla Motors, Mobileye dan lain-lainnya yang berkembang bisa memangkas permintaan untuk mobil dan mengakhiri era kepemilikan kendaraan secara individual. Program sewa Ford dirancang untuk menarik driver yang mungkin tidak ingin atau butuh kendaraan mereka sendiri tapi kadang-kadang membutuhkan sebuah mobil untuk ke suatu acara misalnya. “Mereka dapat mencakup tetangga, rekan kerja, mahasiswa dan rumah tangga dengan beberapa driver, kata McClelland. Program sewa kelompok selama 24 bulan pada tahap awal tersedia di tiga dealer Austin. Ford memilih Austin karena mobil ini memiliki sistem transportasi umum yang baik dan cocok buat konsumen yang menggunakan berbagai pilihan mobilitas tetapi mungkin tidak perlu sewa kendaraan secara lengkap untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Pepsodent Kembali Gelar Edukasi Kesehatan

Memanfaatkan momentum World Oral Health Day (WOHD) 2016, Maret ini Pepsodent kembali bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi...

Close