Belajar dari Kesuksesan Sharp Menggarap Segmen Muslim

Tahun ini, PT Sharp Electronics Indonesia tampak serius menggarap pasar muslim. Setelah produk mesin cuci hijab diluncurkan pada Maret 2018 dan kulkas halal dihadirkan pada Mei 2018, hari ini (10/10) Sharp resmi merilis TV Azan. Langkah merek elektronik asal Jepang itu mengincar pasar muslim terhitung strategis dalam menjawab kelesuan industri elektronik di Indoensia.

Dikatakan Andry Adi Utomo, Domestic Sales Senior General Manager, PT Sharp Electronics Indonesia, “Baik mesin cuci hijab series dan kulkas halal dari Sharp telah direspon positif oleh pasar Indonesia. Terbukti, ketika industri lemari es melesu, kehadiran kulkas halal dari Sharp mampu me-recovery penjualan kami.”

Untuk itu, menurut Andry, kehadiran LED TV Azan Sharp diharapkan dapat mengembalikan kinerja penjualan produk TV Sharp. “Tahun 2017 lalu, pasar LED TV masih lesu. Kondisi itu berlanjut hingga kuartal pertama (Q1) 2018. Baru, pada Q2 2018, pasar LED TV membaik,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti itu, merujuk data GFK Indonesia, di tahun 2018 ini, Sharp justru berhasil menempati posisi market leader di pasar LED TV, dengan penguasaan pasar 20,2%. Itu artinya, Sharp sukses menggeser posisi Samsung yang selama ini menempati posisi market leader. Sebelumnya, 2017, market share LED TV Sharp masih di 18%. “Dengan kehadiran TV Azan ini, kami berharap market share Sharp bisa mencapai 25%,” patoknya.

Dijelaskan Andry, TV Azan dari Sharp adalah televisi anyar yang dilengkapi dengan suara Azan sebagai pengingat bagi konsumen muslim di Indonesia. LED TV pertama di Indonesia yang memiliki fitur Azan ini merupakan bentuk keseriusan SHARP dalam menjadi produsen elektronik yang dekat dengan masyarakat lokal dan peduli akan kebutuhan masyarakat sesungguhnya.

Dirancang khusus dengan suara Azan yang dilantunkan spesial oleh Muzammil Hasballah, TV Azan ini mampu menggemakan suara Azan sebagai penanda solat 5 waktu secara otomatis melalui pengaturan awal yang sangat mudah.

“Saat ini, ada tujuh model televisi yang telah dibenamkan dengan suara Azan. Yang pertama kami lepas ke pasaran adalah Full HD 45 inch dan 50 inch. Selanjutnya, di akhir Desember 2018 baru akan kami luncurkan untuk Full HD 40 inch. Harganya cukup standard karena sebanding dengan ukuran dan teknologi yang ditawarkan yaitu antara Rp 4,9 juta hingga Rp 7,8 juta,” jelas Andry.

Menghadirkan TV berukuran besar tersebut, diakui Andry, karena tren TV di Indonesia sudah mengarah pada ukuran besar. Data GFK Indonesia memperlihatkan bahwa tren TV berukuran 40 inchi terus bertumbuh. “Agar orang mau berpindah dari TV ukuran kecil ke ukuran besar 40 inchi, maka harus ada trigger. Dan salah satu trigger-nya, kami harus menghadirkan fitur yang local fit, dalam hal ini azan yang notabene menjadi kebutuhan muslim Indonesia,” paparnya.

Untuk seri TV Azan tersebut, Andry mematok penjualan sebanyak 180 ribu unit dalam setahun. Guna mencapai target tersebut, Sharp pun menggelar program consumer promo bertajuk “Semarak Kebahagiaan” pada November hingg Desember 2018, dengan hadiah utama Umroh untuk 20 pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)