Fokus pada Captive Market, Ini Strategi BCA Life di Tiga Tahun Pertama

BCA Life Penetrasi asuransi jiwa yang masih sangat rendah di Tanah Air merupakan peluang bisnis yang tak bisa dilewatkan oleh para pelaku bisnis. Salah satunya BCA Group, yang kini telah memiliki tak kurang dari 14 juta nasabah di seluruh Indonesia. Sejatinya, jumlah 14 juta nasabah yang dimiliki BCA Group tersebut—dimana 12 juta nasabah berasal dari Bank BCA—merupakan captive market yang begitu menjanjikan bagi pengelola brand asuransi. Oleh karena itu, meski sudah ada sejumlah provider asuransi yang memperebutkan captive market tersebut, BCA tetap menghadirkan provider anyarnya, PT Asuransi BCA, melalui brand BCA Life. Kehadiran BCA Life kian menambah jumlah provider asuransi di BCA Group, yakni mencapai sepuluh provider. Sejak diresmikan dan mendapat izin beroperasi pada Juli 2014 lalu, diakui President Director & CEO BCA Life Christine Setyabudhi, “Ada sejumlah tantangan yang kami hadapi sebagai pendatang baru di dunia asuransi. Apalagi, sudah ada sembilan provider asuransi yang menggarap nasabah BCA Group. Oleh karena itu, mulai awal 2015 sebagai tahun resmi BCA Life beroperasi, kami akan fokus pada captive market di BCA Group.” Setiap tahunnya, diungkapkan Christine, akan ada strategi yang dilancarkan oleh BCA Life untuk menggarap nasabah BCA Group. “Semua strategi yang kami jalankan harus fokus pada bagaimana kami menjadi asuransi jiwa nasional terkemuka yang dikenal karea layanan dan loyalitas nasabahnya. Itu sebabnya, kami adalah asuransi yang pertama menghadirkan layanan 24 jam dan 7 hari full melalui Hallo BCA. Layanan itu full 24 jam non stop dilakukan oleh Customer Service kami, bukan dari rekaman suara misalnya,” klaimnya. Strategi di tahun pertama, 2015, dikatakan Christine, BCA Life foksu pada pengembangan tim inti, teknologi, dan sistem. Selanjutnya, di tahun kedua, 2016, BCA Life pada Deepening and Expanding melalui empat saluran distribusi. Yakni, melalui cabang BCA, tele marekting, bundling, dan group. Memasuki tahun ketiga, 2017, BCA Life akan Exceleration atau percepatan, antara lain melalui pemanfaatan saluran digital. Hasilnya, di usianya yang masih dua tahun pada 14 Juli 2016 ini, BCA Life sudah menunjukkan kinerja yang cemerlang. Dijelaskan Christine, pada Juni 2016 ini, BCA Life sudah mencatat pendapatan premi hingga Rp 176 miliar. Itu artinya, sudah mencapai 70% dari target Rp 250 miliar yang dipatok BCA Life untuk tahun 2016 ini. “Tahun 2015 lalu, pendapatan premi kami mencapai Rp 112 miliar,” tambahnya. Hingga Juli 2016 ini, kata Christine, produk yang telah dipasarkan oleh BCA Life mencapai sepuluh. Yaitu, Credit Protection Prima, BCA Credit Life Protection, Asuransi Jiwa Kumpulan, Asuransi Kecelakaan Kumpulan, Asuransi Kesehatan Kumpulan, Hospital 100% Refundable, Asuransi Tahapan Berjangka, BCA Life Keluargaku, Proteksi Seumur Hidup, dan paling anyar BCA Life Heritage Protection—yang baru saja diluncurkan pada Juni 2016 ini dengan menyasar pasar kelas atas. “Dari kesepuluh produk itu, kontribusi terbesar memang pada produk proteksi, yakni Credit Protection Prima dan Credit Life Protection yang mencapai 40%. Sampai akhir tahun ini, kami masih akan meluncurkan dua produk baru. Dengan demikian, pada tahun 2016, BCA Life memiliki 12 produk,” terang Christine, yang mengaku jumlah nasabah aktif BCA Life hingga Juni 2016 baru mencapai 213.016. Tak hanya upaya penetrasi dan membangun brand awareness, BCA Life juga menggelar sejumlah program Corporate Social Responsibility. Pada awal tahun 2016 ini misalnya, ia menjelaskan, BCA Life telah melakukan edukasi dan literasi asuransi kepada mahasiswa di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Langkah itu sebagai wujud komitmen pemberian perlindungan asuransi kepada para Relawan Muda dari Indonesia Mengajar selama lima tahun sejak 2016-2020 yang akan diberangkatkan ke pelosok daerah Indonesia. BCA Life juga menghadirkan Ruang Baca & Perpustakaan BCA Life di Panti Asuhan Putra Nusa, Jakarta Selatan di bulan Ramadhan ini. Selain itu, BCA Life juga secara rutin setiap tahun bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta melakukan kegiatan donor darah di lingkungan kantor pusatnya, Chase Plaza, Jakarta. Sementara itu, untuk menjawab kebutuhan informasi dan komunikasi yang lebih dekat dengan masyarekat, termasuk untuk melakukan kegiatan edukasi asuransi, pada ulang tahun keduanya ini BCA Life meluncurkan akun sosial media. Akun @MyBCALife di facebook dan twitter akan memberikan beragam informasi tentang asuransi, gaya hidup, keuangan, dan kesehatan yang menarik bagi para folower-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Begini Co-Branding Uber dan Magnum di Kampanye #UberIceCream

Co-branding sepertinya menjadi salah satu strategi Uber--layanan transportasi berbasis aplikasi online-untuk melakukan penetrasi pasar. Maklum saja, persaingan bisnis transportasi berbasis...

Close