Kampanye Cerdas "HeatTech Window" dari Uniqlo

Kampanye brand kian hari kian banyak tantangannya karena kian banyak channel yang dilihat orang, kian banyak konten yang ditayangkan, dan kian kreatif orang menciptakan konten. Dengan berbagai tantangan ini, menjadi tidak mudah bagi brand untuk menarik perhatian. Bayangkan, dalam satu menit ada puluhan juta konten bertebaran di media sosial maupun di instant messenger!

Karena itulah, menurut Wain Choi, VP & Global Executive Creative Director Cheil Worldwide, diperlukan strategi khusus untuk menciptakan konten yang bisa dengan mudah menarik perhatian khalayak sasaran. Story telling menjadi kata kuncinya. "Cerita yang dihadirkan dalam kampanye atau video iklan itu harus sangat emosional dan menyentuh," tambahnya.

Dengan prinsip ini, maka Wain Choi menciptakan kampanye "HeatTech Window" untuk brand ritel Uniqlo pada musim dingin tahun lalu. Di bawah payung Cheil Worldwide Korea Selatan, agensi iklan tempatnya bernaung, Wain Choi menciptakan iklan Uniqlo yang tidak hanya mempromosikan HeatTech, brand pakaian hangatnya, namun juga mengkomunikasikan bagaimana Uniqlo memberikan solusi agar orang-orang di dalam gedung atau rumah tetap merasa hangat. Kampanye tersebut berlangsung sepanjang 4 November hingga 31 Desember 2016 di 189 gerai Uniqlo di Korea.

Untuk menciptakan suhu ruang yang lebih hangat di dalam bangunan/gedung, Wain Choi membagikan bubble wrap (bungkus plastik bergelembung yang biasa digunakan untuk membungkus produk rentan pecah) dalam kampanye HeatTech Window ini. Bubble wrap berukuran layar jendela berlogo HeatTech tersebut dapat meningkatkan suhu ruangan sebesar 2-3 derajat celcius atau dapat menghemat biaya pemanas ruangan rata-rata sebesra 20%.

Untuk mendapatkan HeatTech Window gratis ini, konsumen harus membeli produk HeatTech di 189 gerai Uniqlo yang tersebar di seluruh Korea. Melalui kampanye ini, 500.000 HeatTech Windows berhasil dibagikan kepada konsumen.

Pasca kampanye ini, hampir semua jendela rumah dan kantor di Korea Selatan memasang HeatTech Window. Tidak hanya mendorong penjualan—Cheil Worldwide mencatat kampanye ini berhasil meningkatkan sales baju hangat HeatTech sangat signifikan, dengan pertumbuhan sebesar 203%--melalui kampanye ini, Uniqlo sukses menciptakan media kampanye baru, yaitu HeatTech Window. Jadi selain membukukan penjualan minimal 500.000 unit HeatTech, dengan kampanye ini Uniqlo memperoleh 500.000 spot iklan media luar ruang (Out of Home) secara gratis selama musim dingin—karena logo HeatTech dan Uniqlo muncul di HeatTech Window yang dipasang di jendel-jendela rumah dan gedung di seantero Korea Selatan.

Di dunia maya, Uniqlo dan HeatTech juga mendapatkan eksposur besar, yaitu melalui penyebaran video kampanye cara meng-install HeatTech Window di media sosial. Video HeatTech Window itu meraih 30 juta impresi dalam waktu satu bulan—padahal jumlah penduduk Korea Selatan sekitar 50 juta. Jadi lebih dari separuh penduduk Korea Selatan melihat tayangan ini.

Pertanyaannya, bagaimana Cheil Worldwide menemukan ide untuk membuat HeatTech Window? Menurut Wain Choi, ide ini merupakan hasil pengamatan di lapangan di mana setiap musim dingin tiba, konsumen selalu merasa khawatir dengan membengkaknya biaya untuk pemanas ruangan.

Berdasarkan pengamatan kami, produk Uniqlo HeatTech dan bubble wrap (Heat Tech Window) memiliki kemiripan, yaitu menjaga kehangatan dan nyaman digunakan. Jadi, kami menciptakan HeatTech Window," jelasnya pada Konferensi Marketing & Advertising AdAsia 2017 di Bali pada November lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)