Tumbuh 5,7%, Kategori Home & Personal Care Dominasi Penjualan Unilever 2015

Unilever Indonesia

Jajaran direksi Unilever Indonesia saat paparan kinerja sepanjang tahun 2015 beberapa waktu lalu di Jakarta.

Di tengah situasi ekonomi yang melambat di sepanjang 2015, PT Unilever Indonesia, Tbk. (Unilever Indonesia) secara keseluruhan berhasil mempertahankan kinerja positif dan menunjukkan kuatnya kinerja Perseroan. Penjualan Unilever tetap mengalami pertumbuhan positif, yakni meningkat sebesar 5,7% menjadi Rp 36,5 triliun, dengan pertumbuhan laba 2%. Kategori Foods and Refreshment mengalami pertumbuhan yang kuat, membukukan penjualan sebesar Rp 11,1 triliun. Sementara kategori Home and Personal Care tercatat sebagai kontributor tertinggi total penjualan Unilever Indonesia, yaitu sebesar Rp 25,4 triliun. Demikian pemaparan hasil kinerja Perseroan di tahun 2015 Unilever Indonesia yang diterima MiX Marcomm. Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. Hemant Bakshi mengatakan, “Pertumbuhan positif perusahaan di tahun 2015 membuktikan bahwa manajemen modal kerja kami pun membaik. Kemajuan ini didorong oleh strategi pertumbuhan bisnis ‘4G’ kami yaitu; pertumbuhan yang konsisten (consistent growth), pertumbuhan yang menguntungkan (profitable growth), pertumbuhan yang kompetitif (competitive growth), dan pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (sustainable growth). Langkah ini telah berhasil mempertahankan posisi kami sebagai salah satu FMCG terbesar di Indonesia.” Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ini disetujui pembagian dividen final untuk tahun buku 2015 sejumlah Rp424 per lembar saham atau semuanya berjumlah sekitar Rp3,2 triliun yang akan dibagikan kepada semua pemegang saham Perseroan yang berhak. Pada Paparan Publik, Hemant Bakshi juga melaporkan hasil pencapaian Perseroan atas target Unilever Sustainable Living Plan (USLP). Setelah lima tahun diluncurkan dan didukung oleh beberapa merek home and personal care Unilever seperti Lifebuoy, Pepsodent dan Bango, strategi tersebut tidak hanya berhasil memasarkan produk, tetapi juga berkontribusi dalam pencapaian target USLP. Hingga saat ini, melalui brand Lifebuoy, Unilever telah berhasil menjangkau lebih dari 70 juta anak dan ibu di 16 provinsi melalui program Cuci Tangan Pakai Sabun. Selain itu, Pepsodent melalui kampanye sikat gigi pagi dan malam sudah menjangkau 7 juta anak di lebih dari 250 kota di Indonesia. Sedangkan di area lingkungan, Unilever Indonesia telah berhasil mengurangi emisi CO2 dari operasional sebanyak 20%, sementara penggunaan air berkurang 31%. Perseroan pun membantu dan melatih sekitar 31.500 petani kedelai hitam dan gula kelapa, serta memberikan akses pelatihan dan peningkatan keterampilan untuk 3.300 petani perempuan dengan fokus meningkatkan pendapatan para petani perempuan ini beserta keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Ada yang Baru di “MILO Jakarta International 10K 2016”

Setelah enam tahun menjadi sponsor utama, tahun ini Nestle MILO kembali menggelar “MILO Jakarta International 10K 2016”. Event lari tahunan...

Close