72% Pemasar Menggunakan Social Media untuk Riset Pasar, Efektifkah?

social media research ok

Tahukah Anda bahwa 72% pemasar menggunakan social media untuk riset pasar? Bahkan, mereka menghabiskan waktu selama 11 jam seminggu untuk melakukan penelitian di social media. Demikian pemaparan Matt Zajechowski dari Digital Third Coast lewat situs Business2Community.com.

Meski demikian, menurut Matt, hanya 50% dari pemasar yang percaya bahwa penelitian media sosial (media social research) bermanfaat untuk mereka. Namun, jangan khawatir. Kendati tidak percaya, tetapi 71% dari pemilik usaha melihat bahwa penelitian atau riset di media sosial adalah salah satu cara yang paling powerful dan bernilai untuk bisnis mereka ke depan.

Sayangnya, tambah Matt, 22% pemasar tidak tahu bagaimana caranya menggunakan social media untuk memperoleh insight. Mereka bahkan tidak punya rencana untuk menjadikan social media sebagai media untuk menghimpun insight. Parahnya, 85% pemasar tidak tahu tools terbaik yang dapat digunakan untuk mengelola social marketing.

Lantas, bentuk pemasaran seperti apa yang sering digunakan pemasar di media sosial? Hasilnya, 60% menggunakan media sosial untuk campaign tracking, 48% untuk brand analysis, 40% untuk competitive analysis, 36% untuk custome care, 32% untuk product launch, 27% untuk influence ranking, 18% untuk owned/earned media analysis, 18% untuk purchase intent, 11% untuk category analysis, 11% untuk product innovation, dan 3% untuk risk management.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Perlukah Pemasar Menggunakan Snapchat? Pertimbangkan Profil Pengguna Snapchat Ini!

Menggunakan Facebook, Twitter, dan Youtube sebagai tools kampanye pemasaran merupakan langkah yang umum dilakukan para pemasar. Selain memiliki basis massa...

Close