Delapan Fakta Millennials Pengguna Kartu Kredit

Studi yang dilakukan Brilio.net bersama dengan JakPat Mobile Survey terhadap 1.021 millennials di Indonesia mengungkapkan sejumlah fakta menarik terkait finansial mereka. Rupanya, 59% millennials di Tanah Air, khususnya dari kelas menengah atas, lebih menyukai transaksi nontunai. Kartu debit menjadi alat pembayaran nontunai yang paling disukai millennial (50%), diikuti uang elektronik (33%) dan kartu kredit (17%).

Temuan menarik lainnya adalah dari 1021 responden yang disurvey, 478 di antaranya mengaku sebagai pemilik kartu kredit. Kendati kartu kredit berada di urutan terbawah sebagai alat pembayaran nontunai yang paling disukai, namun 63% millennial mengakui memiliki kebutuhan akan kartu kredit.

Melalui survei tersebut, dijumpai juga 8 fakta menarik tentang karakteristik millennial Indonesia dilihat dari penggunaan kartu kredit mereka.

#1 Menjadikan Gadget, Liburan, Nongkrong dan Fesyen Sebagai Gaya Hidup Mayoritas pengeluaran kartu kredit millennial tersalurkan untuk produk elektronik (27%), makanan dan minuman (25%), perjalanan wisata (23%), dan pembelian produk fesyen (15%). Ini menunjukkan bagaimana gadget, liburan, nongkrong dan juga fesyen menjadi esensi dalam gaya hidup millennial. Pengeluaran lainnya adalah langganan layanan musik dan video on demand (5%) dan lain-lain (4%).

#2 Menyiasati Gaya Hidup dengan Memaksimalkan Promo Guna mendukung kebutuhan dan gaya hidup mereka, millennial berusaha berhemat dengan mencari barang yang memberikan kemudahan untuk mereka mendapatkannya. Ketika ditanya mengenai alasan utama mereka untuk memiliki kartu kredit, 44% millennial menjadikan diskon, cashback, dan program cicilan sebagai alasan utama untuk memiliki kartu kredit. Alasan lainnya yang popular adalah cadangan untuk keadaan darurat (38%), kepraktisan karena tidak perlu memegang uang tunai (16%), serta status sosial (1%).

#3 Akrab dengan Internet, tapi Masih Menghargai Interaksi Sosial Ada 38% millennial menjadikan website resmi penyedia kartu kredit sebagai sumber referensi kartu kredit utama mereka. Uniknya, di tengah kehidupan dunia digital mereka, 23% millennial ternyata masih menjadikan orangtua, keluarga atau teman sebagai referensi utama dalam memilih kartu kredit. 21% memilih karyawan bank dan sales kartu kredit, dan 18% sisanya mempercayai ulasan online.

#4 Punya Tanggung Jawab Yang Tinggi Millennial ternyata bertanggung jawab dalam memakai kartu kredit mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya millennial (55%) yang mengaku tidak pernah memakai kartu kredit mereka hingga batas maksimal. 84% millennial juga mengaku lebih sering membayar tagihannya sesuai yang tagihan. 72% millennial bahkan mengaku tidak pernah membayar tagihannya melewati tanggal jatuh tempo.

#5 Mewaspadai Pemborosan Ketika ditanya mengenai alasan mereka untuk tidak memiliki kartu kredit, alasan yang popular adalah potensi pemborosan (44%), potensi terlilit hutang (28%), tidak disetujui bank (17%), dan bunga yang tinggi (11%). Adapun hal yang paling mereka pertimbangkan sebelum memilih kartu kredit adalah Cashback, diskon, dan program cicilan (44%), fitur bebas biaya tahunan (36%) serta suku bunga yang rendah (22%).

#6 Bijak dalam Memiliki Kartu Kredit Meskipun setiap penerbit kartu kredit menawarkan berbagai manfaat atau promo menggiurkan, millennial ternyata tidak serta merta langsung memiliki banyak kartu kredit. Mayoritas millennial pemilik kartu kredit ternyata hanya memiliki satu kartu kredit. Dari 478 responden pemilik kartu kredit, 54% mengaku memiliki 1 kartu kredit, 29% mengaku memiliki 2 kartu, 10% memiliki 3 kartu, dan 6% memiliki 4 kartu atau lebih.

#7 Tidak Menjadikan Kartu Kredit Sebagai Simbol Status Sosial Mayoritas millennial (60%) ternyata tidak menganggap kartu kredit sebagai simbol status sosial. Hanya 40% yang menganggap kartu kredit sebagai simbol status sosial mereka.

#8 Merasa Terganggu dengan Penawaran Kartu Kredit Via Telepon Hampir seluruh millennial, yakni 91%-nya, merasa terganggu dengan penawaran kartu kredit via telepon. Selain itu, 86% Millennial merasa pilihan kartu kredit yang ada di pasaran terlalu banyak. Tak heran, jika 66% Millennial kesulitan mengetahui kartu kredit mana yang paling sesuai kebutuhan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)