Mencermati 10 Perilaku Muslim Indonesia Sepanjang Ramadhan

Studi terbaru yang dilakukan Google bersama Asian Consumer Intelligence terkait pemanfaatan teknologi oleh segmen muslim di Indonesia dan Malaysia pada sepanjang Ramadhan, menghasilkan berbagai temuan yang menarik. Riset yang dilakukan pada Maret ini menunjukkan 10 tren yang layak dicermati pemasar. Sejatinya, kesepuluh tren tersebut dapat menjadi insight bagi pemasar dalam merancang strategi komunikasi dan pemasaran brand di periode Ramadhan tahun ini.

Inilah 10 tren yang terjadi di segmen muslim dalam memanfaatkan teknologi sepanjang Ramadhan:

#1 Teknologi Mempermudah Akses Informasi Keagamaan Internet dapat membantu masyarakat mengakses Alquran dan kandungannya secara lebih mudah. Terbukti, penelusuran terkait Ramadan di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 34% dibandingkan tahun lalu.

#2 Teknologi Digunakan Untuk Merencanakan Ibadah Ada 61% masyarakat Indonesia yang mengatakan bahwa mereka berencana menggunakan aplikasi atau situs berorientasi Muslim untuk membantu kelancaran ibadah Ramadan sehari-hari. Dengan mengetahui jadwal salat yang akurat, kita dapat memastikan diri siap beribadah saat azan berkumandang.

#3 Teknologi Memudahkan Menunaikan Zakat Membantu orang-orang yang kurang beruntung merupakan salah satu pilar utama Islam, terutama selama Ramadan. Terbukti, penelusuran zakat meningkat 2,6 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Penelusuran tersebut digunakan antara lain untuk mencari tahu cara menunaikan zakat, jumlah zakat yang harus dibayarkan dan ke mana zakat bisa diberikan.

#4 Teknologi Digunakan untuk Menyebarkan Pesan Rohani dengan Video Online Konsumsi video online secara umum meningkat selama Ramadhan, dengan penelusuran YouTube naik hingga 40% dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. 54% penonton video dalam survei tersebut juga menyatakan rencana untuk menonton konten rohani. Ini terlihat dari peningkatan penelusuran konten keagamaan sebesar 1,5 kali lipat di YouTube dan kenaikan waktu tonton video keagamaan sebesar 48% selama Ramadan dibandingkan dengan bulan-bulan biasa.

#5 Teknologi Digunakan untuk Mencari Tempat Berbuka Puasa Meski Ramadhan berfokus pada puasa, tradisi terkait makanan juga sama pentingnya. Masyarakat Indonesia melakukan penelusuran terkait makanan 220% lebih banyak selama Ramadhan. Penelusuran tentang “dining” (bersantap di luar) bertumbuh 20% selama Ramadhan pada tahun 2017 dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Sementara itu, restoran “fast-food” (cepat saji) telah menjadi pencarian utama untuk berbuka puasa.

#6 Teknologi Digunakan untuk Menemukan Hadiah dan Diskon Bulan Suci menjadi momen besar untuk berbelanja apa saja, mulai dari pakaian, makeup, serta perabotan rumah tangga dan perangkat elektronik terbaru. Ada peningkatan sebesar 1,68 kali lipat (year on year) di Indonesia terhadap penelusuran perabotan rumah tangga seperti kulkas, kipas, penanak nasi, dan alat pemanggang.

#7 Teknologi Digubakan untuk Mengikuti Tren Busana Terbaru Untuk mempersiapkan Idul Fitri, masyarakat akan merujuk pada Sunnah, mulai dari menggosok gigi, menggunakan pakaian baru terbaiknya, hingga menyiapkan rumah untuk kunjungan sanak saudara dan kerabat. Hal ini terlihat dari peningkatan 1,7 kali lipat terhadap penelusuran busana Muslim dibanding bulan lainnya dan kian meningkat di tiga minggu sebelum Lebaran.

#8 Teknologi Mempermudah Perencanaan Perjalanan Biasanya, umat Islam di seluruh negeri akan pulang ke “kampung”-nya masing-masing untuk merayakan Idul Fitri, dengan estimasi 19 juta orang bepergian dalam waktu bersamaan. Bus dan kereta ternyata menjadi pilihan kendaraan favorit untuk pulang kampung dengan peningkatan penelusuran selama beberapa bulan menjelang hari raya. Tidak hanya itu, ada peningkatan pencarian tiket “last minute” bagi mereka yang terburu-buru merencanakan perjalanannya agar dapat merayakan Idul Fitri. Di tahun 2017, ada peningkatan 1,6 kali lipat dari pencarian tiket kereta “last minute” dibanding bulan lainnya.

#9 Teknologi Digubakan untuk Tetap Terkoneksi Selama Liburan Masyarakat Indonesia biasanya akan pulang kampung ke daerah yang koneksi internetnya sulit atau lambat. Biasanya mereka menggunakan operator terbaik dan juga mengisi paket data untuk memastikan agar mereka bisa terus internetan. Salah satu objektifnya, agar mereka bisa streaming video dengan lancar selama berada di kampung. Penelusuran terkait operator telepon meningkat 30% selama Ramadan dibanding bulan lainnya.

#10 Teknologi Membantu Orang Indonesia untuk Tetap Terhubung Teknologi membantu orang Indonesia untuk dapat menghabiskan waktu bersama keluarga selama bulan suci meskipun secara virtual. Danial (27), Yannie (29), dan Sandy (22) menjelaskan, “Kalau saya tidak bisa pulang dan bertemu keluarga (biasanya karena kesibukan kerja), saya biasanya melakukan video call. Kami biasanya berfoto dan merekam video ketika Idul Fitri. Kami juga melakukan video call dengan sanak saudara yang tinggalnya jauh," ceritanya pada saat disurvey.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)