Sepanjang IIMS 2018, Belanja Iklan Otomotif Naik 19,52%

Pameran “Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018” sanggup mencetak belanja iklan TV untuk produk otomotif sebesar Rp 78,70 miliar atau meningkat 19,52% dibandingkan belanja iklan TV pada periode IIMS 2017. Demikian data yang dirilis Adstensity, produk monitoring iklan televisi milik PT SIGI Kaca Pariwara.

Pada pameran otomotif yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran sepanjang 19-29 April 2018 itu, Suzuki (Mobil) dengan brand All New Suzuki Ertiga terhitung sebagai merek yang mengeluarkan dana beriklan paling tinggi dibandingkan dengan brand lainnya, yakni mencapai Rp 33,36 miliar.

Selanjutnya, pembelanja iklan tertinggi kedua pada periode IIMS 2018 adalah Wuling Motors yang mencapai Rp 17,06 miliar. Diikuti dan Honda (Motor) dengan belanja iklan Rp16,51 miliar, Datsun yang mencapai Rp 6,09 miliar, dan Hino dengan belanja iklan Rp 2,02 miliar.

Sementara itu, ada enam merek otomotif yang tercatat konsisten beriklan pada periode perhelatan IIMS, baik IIMS 2017 maupun 2018. Keenam brand itu adalah Chevrolet, Honda (mobil), Honda (motor), Suzuki (mobil), Suzuki (motor), dan Yamaha (motor).

Sebaliknya, merek otomotif yang saat IIMS 2017 beriklan, namun tidak beriklan lagi di televisi pada IIMS 2018 adalah Daihatsu dan Toyota. Adapun merek otomotif yang saat IIMS 2017 tidak beriklan, namun pada IIMS 2018 beriklan adalah Wuling Motors, Datsun, Hino dan Mitsubishi (mobil).

Sehari pasca IIMS 2018 ditutup, yakni 30 April, dana belanja iklan industri otomotif masih tercatat tinggi, yakni mencapai Rp 6,54 miliar. Pada periode tersebut, Honda (Motor) menjadi brand yang paling banyak mengeluarkan dana untuk beriklan di televisi, yakni menyentuh Rp 2,73 miliar.

Masih merujuk hasil monitoring Adstensity, sepanjang April 2018, total belanja iklan otomotif di 13 stasiun TV nasional mencapai Rp 135,95 miliar. Itu artinya, mengalami penurunan 18,18% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2017 lalu, yang total belanja iklan industri otomotifnya mencapai Rp 166,17 miliar.

Lantas, stasiun TV mana yang paling tinggi mencicipi belanja iklan otomotif di April 2018? Dan, stasiun televisi RCTI menempati posisi pertama. Pada bulan April 2018, RCTI mampu menghimpun total pendapatan belanja iklan dari sektor otomotif sebesar Rp 25,42 miliar. Jumlah itu turun 11,79% dari bulan April 2017.

Selanjutnya, di peringkat kedua, ada ANTV yang memperoleh pendapatan sebesar Rp1 8,69 miliar. Itu artinya, naik hampir satu setengah kali lipat dibandingkan dengan pendapatan pada April 2017. Berikutnya, dibuntuti oleh stasiun televisi SCTV dan Trans 7 yang masing-masing memperoleh pendapatan dari iklan sebesar Rp 14,72 miliar dan Rp 13,24 miliar. Lalu, ada Trans TV yang berada di peringkat kelima dengan pendapatan Rp 12,40 miliar atau turun 49,91% dibandingkan April 2017.

Sementara itu, program acara TV yang paling banyak memperoleh pendapatan dari iklan otomotif di bulan April 2018 adalah program “Karma” dari ANTV dengan pendapatan iklan yang mencapai Rp 5,52 miliar. Di posisi kedua, program acara “Bioskop 1 Trans TV” dengan total pendapatan mencapai Rp 5,46 miliar. Adapun Program “Apa Kabar Indonesia Malam” dari TV One berada di posisi ketiga dengan total pendapatan mencapai Rp 5,04 miliar. Selanjutnya, di peringkat keempat dan kelima, ada program “Karma The Series” dari ANTV dan “Premier League” dari RCTI dengan total pendapatan masing-masing sebesar Rp 3,85 miliar dan Rp 3,63 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)