Wisatawan Mana Saja yang Potensial untuk Digarap? Ini Daftarnya!

Wisatawan China yang berkunjung ke wilayan Asia Pasifik tercatat mengalami peningkatan yang paling signifikan. Tingkat pertumbuhannya mencapai 25,9% dari tahun 2009 hingga 2016. Demikian data yang dirilis MasterCard Asia Pacific Destinations Index, hari ini (29/7). bali Tak hanya jumlah pengunjung yang tercatat paling tinggi, total pengeluaran wisatawan China juga terhitung yang sangat besar. Jika jumlah pengunjung wisatawan China ke wilayah Asia Pasifik pada tahun 2016 mencapai 50,4 juta, maka total pengeluaran yang dihabiskan wisatawan China saat mengunjungi wilayah Asia Pasifik menyentuh US$ 45,3 juta. Oleh karena itu, penting bagi negara-negara di Asia Pasifik yang tengah agresif menggelar strategi destination branding—termasuk Indonesia—untuk fokus menggarap wisatawan China sebagai salah satu target market mereka. Mengingat, Bali termasuk destinasi terpopular ke sepuluh yang dipilih oleh wisatawan China. Lantas, wisatawan dari negara mana lagi, selain China, yang potensial digarap oleh Indonesia? Data yang dirilis MasterCard Asia Pacific Destinations Index dapat menjadi acuannya. Di bawah ini adalah sepuluh peringkat teratas negara asal wisatawan yang berkunjung ke berbagai tujuan wisata di Asia Pasifik pada tahun 2016 berdasarkan jumlah pengunjung internasional dan bermalam: 1. China – 50,4 juta (15,7 persen) 2. Korea Selatan – 32,5 juta (10,1 persen) 3. Taiwan  – 22,5 juta (7,0 persen) 4. Amerika Serikat – 20,6 juta (6,4 persen) 5. Jepang – 18,0 juta (5,6 persen) 6. Singapura – 14,3 juta (4,5 persen) 7. Malaysia – 13,5 juta (4,2 persen) 8. Australia – 13,3 juta (4,2 persen) 9. Inggris – 12,3 juta (3,8 persen) 10. Thailand – 10,2 juta (3,2 persen) Sementara itu, sepuluh negara teratas asal wisatawan yang berkunjung ke destinasi di Asia Pasifik di 2016 diurutkan berdasarkan total pengeluaran adalah 1. China – US$45,3 juta (18,2 persen) 2. Korea Selatan – US$21,0 juta (8,4 persen) 3. Amerika Serikat  – US$16,2 juta (6,5 persen) 4. Jepang – US$15,8 juta (6.4 persen) 5. Taiwan – US$13,9 juta (5,6 persen) 6. Singapura – US$12,3 juta (4,9 persen) 7. Australia – US$11,3 juta (4,5 persen) 8. Inggris – US$10,3 juta (4,1 persen) 9. Indonesia – US$8,8 juta (3,5 persen) 10. Malaysia – US$8,7 juta (3,5 persen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
85% Akses Internet Dilakukan Lewat Mobile

Menurut survei Mckinsey & Company, “Understanding ASEAN: Seven things you need to know” (Mei 2014), pengguna telepon genggam di seluruh...

Close