Aktivasi JNE Pecahkan Rekor MURI

Kegiatan aktivasi merek (brand activation) merupakan strategi efektif untuk mendongkrak brand awareness sekaligus mendekatkan brand dengan target konsumen. Hal ini pula yang dilakukan JNE, perusahaan nasional di bidang jasa pengiriman dan pendistribusian, dengan menggelar aktivasi mewarnai payung yang melibatkan 1.270 murid Sekolah Dasar (SD)

Kegiatan digelar di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (22/10) lalu. Sejak pukul 09.00 WIB, para murid dari 55 sekolah yang ada di Kota dan Kabupaten Malang, Jawa Timur tiba di lokasi didampingi guru-guru dengan menumpang angkutan umum. Sementara di dalam ruangan, ribuan payung telah disusun rapi hingga menenuhi seluruh ruangan Dome. Sekitar pukul 10.00 WIB acara dimulai dimana setiap murid mendapatkan sebuah payung untuk diwarnai.

Para murid pun langsung menyapu kuas untuk mewarnai gambar bertema gedung kota yang ada di payung. Kegiatan mewarnai ini sejalan dengan tema aktivasi “Mewarnai Indonesia” sekaligus dalam rangka memperingati HUT JNE ke-27 yang dirayakan setiap tanggal 26 November.

Makna dari tema ini merepresentasikan JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa dengan keinginan kuat untuk memberikan manfaat terhadap bangsa dan negara, serta cerminan keanekaragaman Nusantara.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi menjelaskan, selama 27 tahun JNE menghubungkan berbagai daerah yang saling berjauhan dan membuka potensi–potensi lokal di daerah yang sebelumnya terkendala masalah logistik. Terutama di era e-commerce yang bertumbuh pesat saat ini, kehadiran JNE turut membantu pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

JNE berupaya kehadirannya tidak hanya sekedar sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, tapi juga dengan semangat membangun negeri sehingga JNE turut berperan aktif dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan sosial serta kemasyarakatan,” paparnya.

Malang terpilih menjadi tempat digelarnya acara karena terdapat Kampung Warna-Warni Jodipan yang sesuai juga dengan tema HUT JNE kali ini. Pertumbuhan industri kreatif dan UKM di Malang juga menunjukkan peningkatan yang sangat baik, sehingga sejalan dengan kebijakan JNE sebagai sahabat UKM Indonesia.

Aktivasi mewarnai payung tercatat dalam Museum Rekor Indonesa (Muri) dan memecahkan rekor untuk jumlah perserta terbanyak. Jumlah 1.270 payung dipilih angka tersebut memiiki unsur “27” yang merupakan usia JNE di tahun ini. Penyerahan sertifikat Muri atas kegiatan mewarnai payung dengan jumlah peserta terbanyak diserahkan oleh perwaklan Muri, Yusuf Ngadri kepada Feriadi. Sebanyak 27 payung hasil mewarnai terbaik dari murid peserta dipajang di Kampung Warna-Warni Jodipan Malang.

Selain pemecahan rekor Muri, JNE juga menyelenggarakan program pemberian dan pengiriman buku cerita atau bacaan untuk PAUD mau pun TK yang membutuhkan. Total sebanyak 11 ribu buku dibagikan gratis kepada anak-anak usia 3-15 tahun melalui Yayasan Literasi Anak Lebah Indonesia. Tak ketinggalan, dalam rangkaian perayaan HUT, JNE memberikan santunan kepada anak-anak panti asuhan sebagai ungkapan rasa syukur atas kesuksesan JNE selama 27 tahun berkiprah membangun bangsa. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
8Villages Indonesia Rilis Platform E-Commerce RegoPantes

Kendati literasi digital di segmen petani masih belum tinggi, yakni kurang dari 30%, namun bukan berarti mereka harus tertutup akses...

Close