Memorable Experience ala McDonald's untuk Segmen Anak

Memberikan pengalaman yang memorable (berkesan) kepada pelanggan merupakan salah satu upaya brand dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Langkah itu pula yang dipilih McDonald's Indonesia ketika menggelar program "Champions of Play" di tahun ini. IMG_20160902_16447 Melalui program "Champions of Play" yang digelar McDonald's Indonesia pada Maret 2016, McDonald's Indonesia menawarkan hadiah yang sangat berkesan bagi peserta kompetisi--yang merupakan anak-anak yang tersebar di seluruh Indonesia, yang notabene target market dari McDonald's. Ya, McDonlad's Indonesia memberikan hadiah berupa kesempatan menjasi duta cilik pada event olahraga Internasional, seperti Olimpiade dan Piala Dunia. Diterangkan Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia Caroline Kurniadjaja, "Program Champions of Play dimulai pertama kali pada tahun 2012. Waktu itu, salah satu hadiahnya adalah menjadi duta cilik di ajang Olimpiade di London." Tak kurang dari 20 ribu anak di seluruh Indonesia mengikuti program "Champions of Play" di tahun ini. Dari 20 ribu peserta terpilih 20 finalis untuk dikarantina di Jakarta selama tiga hari, untuk kemudian menentukan dua pemenang. Para pemenang tahun ini berhak memperoleh kesempatan menjadi duta cilik Olimpiade 2016 di Brazil. Pads kesempatan itu, ada tiga juri yang didaulat untuk menyeleksi dua pemenang yang akan menjadi duta cilik Olimpiade 2016 di Brazil. Ketiga juri itu adalah Susy Susanti (mantan pebulutangkis nasional dan peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992), Claudia Ingkiriwang (play therapist), serta Erwin Parengkuan (presenter sekaligua public speaker). Dua anak Indonesia yang terpilih, Anthony Sutanto (10 tahun) dan Aretha Maheswari (11 tahun), pada awal Agustus lalu bergabung dengan 100 duta cilik McDonald's dari 18 negara di seluruh dunia untuk ambil bagian dalam upacara pembukaan Olimpiade 2016, pesta olahraga terbesar di dunia. "Objektif dari program Champions of Play yang rutin kami gelar tiap tahunnya adalah untuk melahirkan generasi yang sehat dan ceria. Sebab, di era digital seperti sekarang, kecenderungan anak bermain di indoor dwngan gadget mereka. Oleh karena itu, kami ingin melahirkan generasi yang sehat dan ceria melalui aktivitas di outdoor," lanjut Caroline, yang menyebutkan anak-anak Indonesia akan berkesempatan menjadi duta cilik pada event olimpiade berikutnya. Usai enam hari perjalanan mengikuti serangkaian program dan upacara pembukaan Olimpiade Rio, kedua dua cilik tersebut pulang ke Tanah Air.dan berbagi.cerita kepada media di event media gathering yang digelar McDonald's Indonesia hari ini (2/9) di gerai McDonald's Sarinah Thamrin, Jakarta. "Perjalanan aku mengikuti pembukaan olimpiade menjadi pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan. Aku bisa bertemu banyak teman dari berbagai negara di dunia, atlet-atlet dunia, berkujung ke McDonald's di Brazil dan bermain dengan teman-teman lain dari berbagai negara, serta dapat pengalaman sekali seumur hidup pada saat pembukaan Olimpiade 2016. Terima kasih McDonald's," cerita Aretha di hadapan media. Sementara itu, Anthony mengaku sangat gembira akan terpilihnya ia sebagai duta cilik tahun ini. "Ini adalah pengalaman sekali dalam seumur hidup saya mengikuti upacara pembukaan Olimpiade di Rio, Brazil. Terima kasih McDonald's untuk pengalaman yang sudah diberikan," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Kreator di Balik Popularitas “Prambanan Jazz”

Berawal dari hobby menonton konser musik, Anas Syahrul Alimi memutuskan untuk banting setir menjadi seorang promotor di tahun 2011. Konser...

Close