Mengupas Isu Nutrisi Kulit di Program SOHO #BetterU

dr hans utama Spkk dan dr Yulita Lea Sebagai perusahaan farmasi yang memiliki visi menciptakan kesehatan masyarakat yang lebih baik, SOHO Global Health memiliki komitmen untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang gaya hidup sehat. Oleh karena itu, sejak Juli 2013, SOHO memiliki program rutin yang diberi nama “SOHO #BetterU”. Salah satu program SOHO #BetterU adalah talkshow dengan mengundang sejumlah media di Tanah Air. Pada kesempatan itu, SOHO juga menghadirkan sejumlah pakar kesehatan untuk berbagi kepada media tentang isu-isu kesehatan. Harapannya, media dapat mengedukasi sekaligus mengkomunikasikan berbagai isu kesehatan yang mereka dapatkan melalui talkshow tersebut kepada publik. “Kami rutin menggelar program SOHO #BetterU. Tahun 2016 ini, kami membuka program SOHO #BetterU dengan mengusung tema Penuhi Nutrisi Kulit dengan Astaxanthin,” ungkap Herlina Permatasari, Executive Vice President Human Capital Development & Public Affairs SOHO Global Health, di sela-sela acara SOHO #BetterU yang digelar hari ini (28/7) di Artotel Thamrin, Jakarta. Dipilihnya tema seputar nutrisi kulit, lantaran Indonesia memiliki paparan sinar matahari yang cukup tinggi. Paparan radikal bebas yang terus menerus menerpa, terlebih dalam jangka waktu yang panjang, akan mengakibatkan stress dalam sel tubuh atau yang dikenal dengan stress oksidatif. Selain itu, selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu setiap orang tidak bisa menghindari paparan sinar matahari dan polusi udara. Terutama, bagi mereka yang hidup di kota metropolitan. “Untuk itu, dalam acara SOHO #BetterU kali ini, dibahas tuntas mengenai akibat paparan radikal bebas yang terjadi pada kulit. Termasuk, mencari solusi antioksidan yang tepat guna mencegah stress oksidatif terjadi pada kulit,” kata Herlina. Ditambahkan dr. Hans Utama, Sp. KK dari RS Grha Kedoya, “Ada sumber antioksidan yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh seperti karotenoid (beta karoten, lutein, dan astaxanthin). Ada dari asupan makanan bisa didapatkan, namun jumlahnya tidak mencukupi, sehingga perlu antioksidan yang bermutu.” Menurut dr. Yulita Lea, pengguna Astaxanthin, saat ini, antioksidan yang paling kuat adalah Astaxanthin yang berasal dari Haematococcus Pluvialis. “Astaxanthin diketahui memiliki kekuatan antioksidan 6000x Vitamin C, 110x vitamin E, 54x Beta Carotene, dan 550x green tea catechins,” ujar dr. Yulita. Melalui program SOHO #BetterU kali ini, SOHO juga memperkenalkan salah satu produknya, Renewskin. Salah satu produk unggulan SOHO yang diproduksi dengan menggunakan teknologi dari Jepang dan Swedia itu, menggunakan AstaReal Unique Algae Photobioreactor system untuk menghasilkan Astaxanthin yang paling murni di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Waspada Bubble Industri E-Commerce

Perusahaan riset TNS memperingatkan industri e-commerce Indonesia agar mewaspadai bubble economy. “Karena tanda-tandanya sudah ada,” kata Mahesh Agarwal, Executive Director...

Close