Membidik Pengusaha Lokal di Kompetisi Digital “The Big Start Indonesia”

blibli Bersama Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Blibli.com meluncurkan kompetisi web series bertajuk “The Big Start Indonesia”. Kompetisi tersebut fokus pada pencarian pengusaha kreatif lokal dengan produk terbaik. Kampanye yang berbentuk kompetisi digital itu membidik para pengusaha kreatif lokal yang kreatif, inovatif, dan unik, yang telah memproduksi karya mereka sendiri dan telah dipasarkan. Kampanye The Big Start Indonesia, diungkapkan Kusumo Martanto, Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com, merupakan salah satu bentuk dari komitmen Blibli.com dan BEKRAF untuk mendorong generasi muda agar terus berkreasi dalam mengembangkan bisnis mereka. Dihadirkannya kompetisi digital itu lantaran kini banyak generasi muda Indonesia yang kreatif dan inovatif yang membangun bisnis sendiri dengan hasil karya yang unik dan berkualitas. “Saat ini, semakin banyak generasi muda Indonesia yang mengeluarkan kreativitas mereka dan menuangkannya ke dalam bentuk bisnis. Bisnis ini mereka jalani dari awal, dari hanya mempromosikannya ke orang-orang terdekat mereka sendiri, hingga menggunakan sosial media. Blibli.com melihat ini sebagai sebuah tren yang harus didukung dan tren ini sesuai dengan komitmen kami yang ingin memberdayakan para pengusaha kreatif ini dengan memberikan dukungan agar mereka bisa semakin maju dan produk mereka bisa dipasarkan lebih luas lagi,” ujarnya. Pendaftaran The Big Start Indonesia, ditambahkannya, telah dibuka sejak awal Juni 2016 hingga 10 Agustus 2016 mendatang. Pada masa pendaftaran ini, para pengusaha kreatif diwajibkan untuk mendaftarkan produk dan mengisi data diri mereka di microsite https://thebigstart.blibli.com/. Setelah itu, dari total peserta yang masuk akan dipilih 100 orang finalis dan akan dikerucutkan kembali hingga 20 orang finalis. “Dua puluh orang finalis ini, akan mengikuti masa karantina yang akan direkam dan ditayangkan di kanal YouTube The Big Start Indonesia pada bulan September – Oktober 2016 setiap hari Selasa dan Kamis. Para pengusaha kreatif yang mendaftarkan produknya berkesempatan untuk memenangkan total modal usaha sebesar 1 miliar rupiah serta didaftarkan mereknya untuk mendapat sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), mendapatkan bimbingan langsung dari para ahli, dan kesempatan untuk memperluas jaringan distribusi dan networking,” lanjutnya. Diimbuhkan Triawan Munaf, Kepala BEKRAF, “Kami senang bekerja sama dengan Blibli.com dalam kampanye The Big Start Indonesia ini karena dengan kompetisi seperti ini, para pengusaha kreatif mendapat kesempatan untuk menunjukkan produk terbaik mereka, mendapatkan bimbingan langsung dari ahli bisnis, perlindungan kekayaan intelektual dan berkesempatan untuk memasarkan bisnis mereka ke tahap selanjutnya. Hal ini sejalan dengan visi kami yang ingin selalu mendukung pengusaha kreatif Indonesia.” Sementara itu, selain Triawan Munaf, dua puluh orang finalis yang terpilih masuk masa karantina akan dibimbing oleh para mentor lainnya. Sebut saja, Daniel Mananta, Founder dan CEO Damn! I Love Indonesia; Stephanie Yoe, Babson Global Ambassador untuk Indonesia & Business Development Manager Blibli.com; Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation; dan Henry C. Widjaja, Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra. Kampanye The Big Start Indonesia juga didukung oleh beberapa partners, di antaranya adalah Djarum Foundation, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Podomoro University, Google, Facebook. YouTube, dan Instagram. Saat ini, sudah ada ribuan pengusaha kreatif yang sudah mendaftarkan produk mereka ke The Big Start Indonesia. “Kami harap, The Big Start Indonesia akan menjadi pemicu lahirnya pengusaha kreatif baru di Indonesia,” Kusumo menutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Inilah Daftar Lokasi Properti yang Paling Dicari Konsumen Indonesia

Lokasi properti yang paling dicari konsumen Indonesia rupanya masih jatuh pada kawasan Jakarta Selatan (11,81%). Selanjutnya, diikuti oleh Bandung (9,79%),...

Close