Ramadhan 2018, KAI Gelar Program “Perjalanan Menuju Berkah”

Angkutan Lebaran 2018 akan berlangsung selama 22 hari, terhitung sejak H-10 (5 Juni) hingga H+10 (26 Juni). Menghadapi lonjakan penumpang selama arus mudik dan arus balik, manajemen PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) menyatakan persiapannya sudah matang dan optimis penyelenggaraan angkutan Lebaran 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Segala bentuk pelayanan terutama terkait arus mudik Lebaran telah kami persiapkan jauh-jauh hari. Tahun ini harus super sukses. Ini target manajemen KAI,” tegas Corporate Deputy Director Passenger Transport Marketing & Sales PT KAI, Mukti Jauhari.

Pihaknya menyiapkan rencana operasi (renop) dan alat material untuk siaga (amus) guna merealisasikan target tersebut, termasuk menyiagakan seluruh petugas demi kelancaran pelaksanaan arus mudik maupun arus balik. “Jumlah SDM KAI sebanyak 28 ribu orang. Mereka tidak boleh ada yang cuti. SDM kami kerahkan untuk kelancaran pelaksanaan mudik,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI akan mengoperasikan 393 perjalanan kereta api. Angka ini menunjukkan ada peningkatan sebesar 4%, termasuk tambahan 40 kereta api dengan kapasitas duduk mencapai 236 ribu seat per harinya. Penumpang mudik diprediksi mencapai 6 juta, meningkat sekitar 3% dibandingkan penumpang mudik tahun 2017.

Tidak hanya itu. Sebanyak 100 orang lebih petugas sukarelawan berseragam dari komunitas Rail Fans yang tergabung dalam Customer Service Mobile (CSM) ditebar ke berbagai stasiun untuk membantu pelayanan bagi pemudik. Banyak pemudik yang biasanya kesulitan mencari kereta yang akan ditumpanginya atau tidak bisa mencetak tiket, maka pemudik bisa bertanya kepada petugas CSM. Petugas CSM bertugas memberi bantuan informasi kepada pemudik.

Cetak tiket bisa dilakukan mulai H-7, bukan lagi H-1. Tiket dapat dipesan lewat online melalui aplikasi KAI Access, website www.kai.id, contact center 121, gerai minimarket, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan PT KAI.

Selain itu, PT KAI memberikan 1.520 tiket gratis bagi penumpang yang akan mudik ke kampung halaman. Agar bisa memperoleh fasilitas ini, syaratnya calon pemudik hanya menunjukkan KTP elektronik. Tiket gratis juga berlaku kepada keluarga, tanpa dibatasi jumlah anggota keluarganya dengan menunjukkan kartu keluarga.

“Mereka akan diberangkatkan pada tanggal 5, 6, 7 Juni mendatang. Termasuk pula menyelenggarkan mudik motor gratis (motis) bagi 18 ribu motor. Tujuannya untuk menekan jumlah pemudik yang berkendara motor,” jelas Mukti lagi.

Tahun ini ada yang istimewa bagi pemudik. PT KAI akan membagikan menu buka puasa dan sahur gratis kepada penumpang dalam program “Perjalanan Menuju Berkah.” Program ini baru kali pertama diselenggarakan PT KAI. “Tahun ini kami membuat program buka dan sahur bersama di atas kereta dari H-10. Kita sajikan menu buka dan sahur secara gratis kepada penumpang. Kami berharap tahun ini Lebaran super sukses. Penumpang merasa puas dengan layanan PT KAI,” tandas Mukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)