Markas 2017, Event Komunitas Kaskuser

Business Challenge

Sebuah komunitas kerap dihadapkan pada persoalan membangun kedekatan baik antaranggota, maupun dengan khalayak. Terlebih komunitas itu terhimpun secara online seperti Forum Jual Beli (FJB) komunitas Kaskus. Dibutuhkan event khusus untuk mempertemukan para anggota Kaskus—dikenal dengan Kaskuser—serta seller dan buyer secara offline.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kaskus menggelar event Market & Komunitas (Markas) 2017. Event ini merupakan ajang “kopi darat” dan jual beli komunitas Kaskus yang dilaksanakan selama dua hari pada 26–27 Agustus 2017 di Area Outdoor Bintaro Xchange, Tangerang Selatan.

Chief Marketing Officer Kaskus Ronny Sugandha menjelaskan Markas 2017 mengusung konsep Online to Offline (O2O), yakni aktivitas jual beli yang biasanya dilakukan online kini menjadi offline. “Barang yang biasanya ditemukan di lapak online, kini bisa dilihat langsung di event Markas 2017,” paparnya.

Markas 2017 sebagai wadah bagi anggota komunitas Kaskuser untuk saling berinteraksi secara offline, memperkuat sense of belonging, dan merasakan langsung menjadi bagian dari keluarga Kaskus. Event ini juga bertujuan menarik khalayak agar bergabung di Kaskus, sekaligus memperkuat brand awareness Kaskus sebagai forum komunitas online terbesar di Indonesia. Anggotanya saat ini mencapai 10 juta Kaskuser dan 20 ribu komunitas.

Tentunya Markas menjadi salah satu cara kami untuk mengumpulkan komunitas maupun Kaskuser secara offline sehingga diharapkan persaudaraan yang terjalin bisa lebih solid lagi, karena biasanya hanya berinteraksi di online saja,” imbuh Ronny lagi.

Insight & Activation

Kemeriahan “kopi darat” festival Markas 2017 sudah terlihat sejak pagi, usai opening ceremony yang dihadiri Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Semuel Abrijani selaku Dirjen Aplikasi Informatika Kemeninfo. Ribuan pengunjung yang terdiri dari para Kaskuser dan khalayak sekitar dapat menjelajahi dua area utama, yakni Playground dan Otoground.

Di area Playgorund, pengunjung disuguhi berbagai sajian kuliner. Sedikitnya ada 90 tenant kuliner, lifestyle, fashion, promo Happy Hour, serta Live Auction. Sementara area Otoground diramaikan oleh ragam Modification Showcase, Cellograffiti Performance, dan Pinstripping Art Performance.

Hari pertama Markas 2017 menampilkan group band SheilaOn7, Rocket Rockers, Burger Kill, dan Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) di main stage, sementara Community Lounge diramaikan oleh beragam talkshow bersama selebgrams seperti Agung Hapsah, Kok Bisa, Tsamara Amany, Hey Bro TV, Bonaventura Genta, Traveller Kaskus dan juga BBQ Party di area Otoground.

Hari terakhir event diawali dengan Sunday Morning Ride dan dilanjutkan dengan sharing seru bersama Geraldy Tan, Kunto Aji, Tahi Lalats, RRQ Team, BOOM ID, Revival TV, Dhinoharyoo, Ardina di Community Lounge. Penampilan Kahitna, Barasuara, 90’s Hip Hop dan Elephant Kind pun turut meramaikan main stage.

Event turut pula diramaikan berbagai komunitas Kaskus, seperti Photography, Drone, Mini RC, Sepeda, Motovlog, Vape, dan komunitas Outdoor Adventure Nature Club (OANC). “Acaranya komplet, menarik, dan seru banget. Apa saja ada di sini,” ujar Sandi, 28, pengunjung yang tinggal di BSD Tangerang.

Menurut Ronny, Markas merupakan festival tahunan dan dihadiri para Kaskuser yang tersebar di 58 regional Indonesia. Kegiatan ini sebagai ajang “kopi darat” bagi Kaskuser untuk saling berinteraksi dan mengeksplor secara langsung komunitas yang ikut di event ini. “Kami ingin setiap pengunjung yang datang ke Markas bisa mendapatkan gambaran keseruan jika mengakses platform Kaskus. Karena kami ingin Markas menjadi platform offline kami untuk menunjukkan keragaman komunitas, seller dan keunikan yang dimiliki oleh Kaskus secara online,” bebernya.

Result

Festival Markas 2017 menggaet 32 ribu lebih pengunjung, meningkat 60% bila dibandingklan event serupa tahun lalu yang hanya menggaet 20 ribu pengunjung. Konten festival yang menarik dan seru mampu menciptakan brand experience yang memperkuat sense of belonging mereka sebagai bagian dari keluarga Kaskus.

Penggunaan channel media massa cetak, elektronik, blog, media online untuk publikasi, yang diintegrasikan dengan microsite www.markas.KASKUS.id, dan channel social media (socmed) Twitter, Facebook serta Instagram, termasuk memanfaatkan beberapa selebgram sebagai pembicara dalam event, mampu mendongkrak brand awareness Kaskus sebagai forum komunitas online terbesar di Tanah Air.

Keramaian Markas cukup viral di sosmed dengan penggunaan hashtag #MARKAS2017 sebanyak 2.763 post di IG,” tandas Ronny Sugandha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
PR of The Year 2017: Edukasi SGM Eksplor untuk Dongkrak Kredibilitas Produk

THE BEST MARKETING PR PROGRAM 2017 Para ibu menganggap kandungan nutrisi susu SGM Eksplor kurang lengkap dan tidak optimal untuk...

Close