Akankah Papan Tulis Interaktif Menggeser Pasar Proyektor?

Jika kamera digital sukses menggantikan kamera analog (roll film), maka produk proyektor pun mulai bergeser menuju papan tulis elektronik maupun papan tulis interaktif. Bahkan, di era digital seperti sekarang, tak sedikit institusi pendidikan di Indonesia tengah memanfaatkan papan tulis interaktif berteknologi LED. Tak mengherankan, jika merek-merek besar mulai bertarung memperebutkan pasar tersebut. Sebut saja, Samsung, SHARP, hingga SMART Board.

SMART Board baru saja meluncurkan dua varian barunya, SMART Board 4000 Series dan 6000 Series

SMART Board baru saja meluncurkan dua varian barunya, SMART Board 4000 Series dan 6000 Series

Hal itu diyakini betul oleh Andika Pratama, Presiden Direktur PT EP-TEC Solutions Indonesia, distributor untuk merek SMART Board—produk papan tulis interaktif asal Kanada. Menurut Andika, sampai saat ini memang produk proyektor masih menguasai 80% kebutuhan industri pendidikan di Indonesia. Sisanya, 20%, diperebutkan oleh produk papan tulis elektronik, papan tulis interaktif (dengan teknologi touch screen), dan papan tulis interaktif berteknologi LED.

“Kendati pertumbuhan pasar papan tulis interaktif masih belum semassif di luar negeri, namun diprediksi pertumbuhan papan tulis interaktif akan mengalahkan proyektor pada 7-8 tahun mendatang. Ke depan, papan tulis interaktif berteknologi LED akan menggantikan posisi proyektor. Oleh karena itu, kami ingin menjadi yang pertama di pasar Indonesia dalam mengenalkan papan tulis interaktif berteknologi LED,” yakin Andika.

Potensi pasar yang begitu menjanjikan untuk produk papan tulis interaktif ditandai dengan kinerja positif dari SMART Board. Dalam tujuh tahun terakhir, diakui Andika, penjualan SMART Board sudah mencapai 3.500 unit. Penjualan pun menyebar ke sekolah-sekolah internasional, sekolah swasta, sekolah negeri, Pendidikan Anak Usia Dini, hingga Perguruan Tinggi. “SMART Board ini memang kami tujukan untuk pasar edukasi, dalam hal ini institusi pendidikan. Sementara, untuk pasar korporasi, kami memiliki produk yang lain,” tambahnya.

Awal Mei ini (5/5), PT EP-TEC Solutions Indonesia kembali meluncurkan dua varian anyar dari SMART Board, yakni SMART Board 4000 dan SMART Board 6000 Series. Kedua varian itu menawarkan teknologi LED terkini guna menunjang dunia pendidikan di era digital. Diterangkan Andika, ada sejumlah added value yang ditawarkan dari kedua varian tersebut. Antara lain, produk tersebut dapat diintegrasikan dengan perangkat teknologi manapun, memiliki resolusi gambar Full HD dan Ultra HD (4K), berlayar sentuh, dapat menulis dengan pen stylus, dan user friendly.

“SMART Board juga memiliki situs online SMART Exchange, sebagai wadah saling tukar bahan ajar antara para guru-guru di dunia. Saat ini tak kurang dari 56 ribu guru bahan ajar telkah tersedia dan dapat diakses oleh para guru,” katanya.

Meski pasarnya terhitung potensial, diakui Andika, perkembangan pasar papan tulis interaktif terhambat oleh salah satu tantangan utama. Yakni, nilai pajak yang begitu tinggi, hingga menyebabkan harga produk yang menajdi jauh lebih mahal dibandingkan di luar negeri. “Range harga untuk papan tulis interaktif ini mulai dari US$ 2.000 hingga US$ 20.000. Itu sebabnya, awal kami masuk ke Indonesia, kami melakukan pendekatan pada sekolah-sekolah internasional, yang notabene sudah akrab dengan produk ini,” lanjut Andika.

Untuk dua produk barunya itu, PT EP-TEC Solutions Indonesia membandrol SMART Board 4000 Series dengan harga US$ 8.000 dan US$ 12.000 untuk SMART Board 6000 Series. “Hingga akhir tahun ini, kami mematok penjualan sebanyak 500 unit untuk kedua produk baru tersebut,” patok Andika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia, GIIAS atau IIMS?

Dalam rangka penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di Indonesia yang bertajuk Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), pihak penyelenggara PT Indonesia...

Close