Festival Jakcloth Siap Bertransformasi, Seperti Apa?

Awal Desember mendatang, festival terbesar di Indonesia untuk clothing dan musik, Jakcloth Year End Sale 2017 (Jakcloth YES 2017), segera digelar. Festival yang menyasar segmen muda tersebut akan memasuki acara puncaknya pada 6-10 Desember 2017 di Gambir Expo, Arena PRJ Kemayoran, Jakarta. Sebelumnya, Jakcloth YES 2017 telah lebih dulu mengunjungi dan menjawab kerinduan pecinta clothing di berbagai daerah di Indonesia di sepanjang tahun 2017.

Dikatakan Ucok Nasution, CEO Lian Mipro selaku penyelenggara Jakcloth YES 2017, kali ini Jakcloth Year End Sale 2017 akan menghadirkan 450 brand clothing dengan beragam pilihan produk terbaiknya. Selain itu, sekitar 200 musisi idola dalam dan luar negeri juga telah dipersiapkan untuk panggung Jakcloth tahun ini.

Para musisi tersebut antara lain Madball (Amerika), Miss May I (Amerika), Raisa, Payung Teduh, Naih, Tulis, Mocca, DJ Yasmin, DJ Winky + MC B.A.D, Last Child, Endank Soekamti, Vierratale, The Changcuters, Jaz (Malaysia), Burgerkill, Barasuara, The S.I.G.I.T, Pee Wee Gaskins, Killing Me Inside, Rocket Rockers, Revenge The Fate, dan masih banyak lagi. "Mereka akan manggung di 4 panggung berbeda dengan skala besar," tuturnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Festival Jakcloth di tahun 2018 mendatang bertransformasi. Artinya, penyelenggara akan melakukan transformasi pada konsep dan implementasi kegiatannya. "Sudah bisa dipastikan akan ada sesuatu yang baru setelah melewati 9 tahun perjalanan, sejak dihadirkan pertama kali pada tahun 2009 lalu. Perjalanan Jakcloth di tahun-tahun mendatang akan mengurangi konten band ataupun pengisi acara yang sudah menjadi trademark-nya. Itu artinya, Jakcloth akan dikembalikan dalam sebuah atmosfer bisnis clothing yang kental dan berfokus sebagai pusat kreatif anak muda," papar Ucok.

Para pengisi acara di panggung, diakuinya, tidak dipungkiri dapat menjadi daya tarik pengunjung Jakcloth selama 9 tahun belakangan ini. Akan tetapi, Jakcloth ingin memberikan ruang lebih kepada pemilik clothing brand dan para pelaku industri kreatif lainnya untuk mengembangkan usahanya.

"Transformasi besar ini tidak perlu diresahkan. Sebab,,format acara lain yang disiapkan juga tidak kalah menariknya. Salah satu contoh perubahan format acara adalah dihilangkannya tiket masuk berbayar alias gratis. Selain itu, Jakcloth akan selalu menghadirkan program Jakcloth Ambassador bagi kawula muda yang ingin mendapatkan pengalaman menarik. Informasinya juga bisa dikulik di https://hi-jak.com/ambassador-jakcloth-yes/. Perubahan ini kami yakini akan mendorong masyarakat menjadi lebih antusias untuk berbelanja distro," yakin Ucok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Lintasarta Cetak Prestasi di Ajang Bergengsi “Frost & Sullivan”

Tahun ini, Lintasarta kembali mencetak prestasi dengan menyabet dua penghargaan sekaligus di ajang "Frost & Sullivan Indonesia Excellence Award 2017"....

Close