Google Indonesia Latih 100 Ribu Pengembang Lokal

Pasca kehadiran Presiden RI Joko Widodo ke markas Google di Silicon Valley pada Februari lalu, Google dengan sigap menggelar acara bertajuk “Google for Mobile” untuk mengakomodir misi Pemerintah untuk mencetak 1.000 teknopreneur hingga tahun 2020 mendatang, pada Kamis (31/3/2016) di Sheraton Hotel Gandaria City Jakarta. Walaupun tidak secara langsung terikat dengan program Pemerintah, Google nyatanya memiliki misi serupa untuk mengembangkan industri digital tanah air. Langkah pertama Google tersebut ditandai dengan pelatihan kepada 100.000 pengembang aplikasi selular (mobile developer). Menurut Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami, pasar aplikasi dan game di Indonesia sedang berkembang pesat. Ribuan pengembang lokal menciptakan aplikasi mobile dan jutaan orang menginstal aplikasi di smartphone untuk memudahkan hidup mereka.
Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia

Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia

Selama sehari, para pengembang aplikasi dan game lokal diajak berdiskusi dan belajar dari para ahli produk Google, pemimpin industri, dan sesama pengembang lokal maupun luar negeri yang telah sukses. Kata Veronica, Inisiasi Google melatih 100.000 pengembang lokal bukan tanpa alasan. Pasalnya, Indonesia merupakan salah satu pasar utama sistem operasi mobile Android buatan Google. Ponsel pintar tak ubahnya benda vital yang setia menemani masyarakat modern Indonesia tiap harinya. Beberapa pembicara yang hadir pada "Google for Mobile" antara lain Head of Business Development Google Kunal Soni, Director Market Insight Google APAC Georges Mao, dan Business Development Manager Google Play David Yin. Pasar aplikasi dan games di Indonesia sedang pesat berkembang, dengan ribuan pengembang lokal mencoba masuk ke negeri serta puluhan gamer dan jutaan lebih yang mencari aplikasi yang tepat dalam membantu kehidupan agar jadi lebih mudah. Kunal Soni, Head of Business Development, Google Play, menjelaskan bagaimana Android bermula dari sebuah ide berani membuka standar terbuka di sektor seluler (mobile), saat ini Android adalah platform seluler paling populer di dunia dengan lebih dari 1,4 miliar pengguna aktif secara global dengan jumlah sebesar 7 miliar dolar Amerika yang dibayarkan kepada para pengembang ini.
Google of Mobile

Google of Mobile

Kunal berbagi tips dan trik guna membantu para pengembang mencapai pengguna mereka, dan agar mereka dikenal, serta dapat membangun bisnis yang sukses di Play Store. Oleh karenanya, ungkap Kunal, diharapkan para peserta mampu memperoleh tips dan trik terbaik tentang bagaimana membuat produk yang bermutu, berinteraksi dengan pengguna, dan mengembangkan bisnis mobile. Selain Veronica dan Kunal Soni, para pembicara lain dari jejeran pengembang antara lain CEO Inovidea Magna Global Calvin Kizana, CEO Touchten Games Anton Soeharyo, CEO Halfbrick Studios Shainiel Deo, dan masih banyak lagi. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Alfaonline Siap Ramaikan Pasar e-Commerce

Menurut data yang dirilis Pusat Kajian Komunikasi UI, penetrasi internet Indonesia di tahun ini mencapai 34,9% persen. Jumlah penjualan ritel...

Close