Ini Rencana Ekspansi LEGO di Indonesia

Data Kementerian Perdagangan RI mengungkapkan bahwa nilai bisnis mainan anak di Indonesia pada tahun 2013 lalu mencapai Rp 8,2 triliun. Dari angka itu, Rp 5 triliun dipasarkan di dalam negeri (Indonesia), sisanya dipasarkan di luar negeri. Sementara itu, pada saat yang sama, Indonesia juga mengimpor mainan anak senilai Rp 1,2 triliun.

IMG_20160615_40970

Angka bisnis yang menggiurkan itu juga diamini oleh Sudip Mall, Director LEGO SBU Emerging Asia. Menurutnya, Indonesia adalah salah satu negara yang potensial di ASEAN bagi LEGO. “Oleh karena itu, LEGO akan agresif melakukan ekspansi di Indonesia,” tegasnya.

Sebagai salah satu langkah ekspansinya, hari ini (15/6), LEGO membuka gerai barunya di Grand Indonesia, Jakarta. Gerai tersebut makin melengkapi seluruh gerai LEGO yang sudah ada sebelumnya—yakni, di Cilandak Town Square-Jakarta, Grand City Mall-Surabaya, dan Beachwalk Shopping Centre-Bali.

IMG_20160615_15562

Pada peresmian gerai keempatnya itu, hadir Duta Besar Denmark Casper Klynge, Sudip Mall, dan Managing Director ALJ Group Tan Lian Ann. “Setelah hari ini, kami berencana akan membuka gerai LEGO kembali di Indonesia. Pada November 2016, kami akan membuka tiga gerai LEGO. Sedangkan pada Desember 2016, kami akan membuka delapan gerai. Bahkan, tahun depan, kami siap membuka 15 gerai LEGO di Indonesia,” target Tan Lian Ann.

Bersamaan dengan grand opening gerai LEGO, LEGO Indonesia juga memberikan donasi kepada Alena Sahabat Anak. Program charity yang sudah dimulai pada Mei lalu itu, merupakan wujud kepedulian LEGO terhadap anak-anak Indonesia. “Kami berharap donasi dalam bentuk dana dan mainanan LEGO dapat bermanfaat bagi anak-anak asuh Alena Sahabat Anak,” harap Tan Lian Ann.

IMG_20160615_58292

Tidak seperti gerai mainan kebanyakan, gerai LEGO menawarkan konsep brand experience kepada para pengunjungnya, terutama anak-anak—yang notabene menjadi target market LEGO. Pada gerai LEGO di Grand Indonesia, disediakan area bermain LEGO untuk anak-anak. Dengan demikian, anak-anak dapat memperoleh pengalaman dan mengeksplorasi kreativitas mereka dalam menyusun bangunan dengan LEGO.

Selain itu, di area toko dihadirkan juga Display Diorama. Di sudut itu, anak-anak dan orang dewasa penyuka permainan LEGO dapat mencari inspirasi untuk kreasi bangun ruang permainan LEGO yang akan mereka buat. Bahkan, dari conton display yang ada di diorama, pengunjung dapat menciptakan miniatur LEGO City, mulai dari bentuk rumah, manusia, binatang, dan sebagainya.

Tak hanya brand experience yang dihadirkan, LEGO juga menghadirkan konsep pembelian yang menarik di sudut “Pick-a-Brick”. Di sudut itu, fans LEGO dapat memilih sekaligus membeli individual LEGO Bricks dan melakukan pembelian berdasarkan jumlah berat timbangan, alias bukan dalam harga satuan atau harga per paket.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
PRO Freedom Ooredoo untuk Segmen B2B

Menyasar segmen B2B, Indosat Ooredoo Business meluncurkan “Program PRO Freedom”. Melalui produk tersebut, Indosat berharap bisa menaikkan revenue dari segmen...

Close