Investasi USD 15 Juta, Bilna Rebranding Jadi "Orami"

Orami

Peresmian rebranding Bilna dan Moxy menjadi Orami, hari ini (24/2), di Jakarta.

Dengan nilai investasi sebesar USD 15 juta, hari ini (24/2), platform e-commerce Bilna (Indonesia) dan Moxy (Thailand) resmi bersinergi dan mengumumkan rebranding mereka dengan nama baru, yaitu Orami. Kerja sama yang melibatkan sejumlah investor ternama, seperti Sinar Mas Digital Ventures (SMDV), Gobi Partners, Ardent Capital, Velos Ventures, dan co-founder Facebook Eduardo Saverin itu, bertujuan menjadikan Orami sebagai destinasi online terbesar khususnya bagi kaum perempuan. “Kami optimis, dengan kombinasi dari investor-investor besar dan manajemen regional kami, akan memperkuat Orami sehingga kami memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mencapai posisi yang kuat dan signifikan, khususnya di pasar e-commerce perempuan di Asia Tenggara. Untuk itu, dalam satu tahun ini kami akan fokus membangun awareness, antara lain lewat online media, seperti Ads dan social media,” ungkap Jeremy Fichet, Group CEO Orami. Setelah merger, Orami kini resmi berpusat di Jakarta. Untuk itu, investasi sebesar USD 15 juta akan lebih banyak digunakan untuk berekspansi di Indonesia sebelum akhirnya Orami juga akan memperluas pasarnya ke Thailand, Malaysia, dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya. Menurut Ferry Tenka, CEO Orami Indonesia sekaligus Co-Founder of Bilna , dalam satu-dua tahun ke depan, Orami akan fokus membangun warehouse atau dropshop tambahan. Saat ini Bilna sudah memiliki satu dropshop yang berlokasi di Pondok Ungu, Jakarta. Rencananya, seiring dengan proses migrasi dari Bilna dan Moxy menjadi Orami, perusahaan juga akan membangun dua dropshop baru di luar kota. “Dengan merger ini, intinya kami akan fokus membangun perusahaan, salah satunya dengan melakukan ekspansi dropshop. Dalam 1-2 tahun ini kami berencana akan membangun dua dropshop baru, yaitu di Surabaya dan Medan. Kenapa Surabaya dan Medan? Karena kami melihat, pasar e-commerce di sana termasuk yang terbesar setelah Jakarta,” sebutnya. Selain itu, dengan angka investasi yang cukup besar, Orami juga akan fokus mengembangkan mobile platform Orami. “Saat ini, situs Orami sendiri masih belum eksis. Sementara kami masih menggunakan Bilna dan Moxy. Rencananya, situs Orami resminya akan hadir sekitar Agustus 2016 atau enam bulan dari sekarang. Sama halnya dengan versi mobile, yang juga akan bisa dinikmati dalam waktu dekat,” pungkas Ferry yang menargetkan pertumbuhan revenue 10% setiap bulannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Iklan Cetak Burger King Ini Sanggup Mencuri Perhatian Publik

Ketika para pemasar berlomba-lomba memanfaatkan digital dan social media sebagai saluran komunikasi, Burger King justru memilih media cetak—yang belakangan banyak...

Close