Keseriusan Mastercard Menggarap Segmen Muslim

wisatawan muslim

wisatawan muslim

The Mastercard-Crescentrating Global Travel Indeks Muslim (GMTI) 2016 memperkirakan bahwa total kedatangan pengunjung Muslim pada tahun 2015 mencapai 117 juta orang. Itu artinya, mewakili 10 persen dari keseluruhan perekonomian dari industri travel. Hal itu menunjukkan bahwa muslim menjadi segmen yang sangat menjanjikan. Potensialnya segmen muslim ditangkap pula oleh Mastercard sebagai peluang bisnis baru. Oleh karena itu, Mastercard tampak serius menggarap segmen muslim, baik di Indonesia maupun global.  Keseriusan Mastercard menggarap segmen muslim ditunjukkan melalui berbagai upaya. Antara lain, melalui berbagai penawaran eksklusif yang dapat dinikmati dengan memanfaatkan kartu debit atau kartu kredit Mastercard. Upaya pertama adalah dengan meluncurkan Kartu Haji dan Umrah. Kartu tersebut diluncurkan mengingat jumlah jamaah Haji dan Umrah di Indonesia yang secara signifikan meningkat dari tahun ke tahun. Untuk itu, pada Januari 2015, Mastercard bekerja sama dengan Bank BNI Syariah untuk meluncurkan dan mengembangkan kartu Haji dan Umrah. Objektifnya, untuk memberikan transaksi pembayaran yang lebih mudah dan nyaman bagi para jamaah saat beribadah di tanah suci. Selain itu, Mastercard juga bekerja sama dengan Bank Ar-Rajhi, bank syariah terbesar di Arab Saudi, untuk memberikan sebuah transaksi pembayaran yang lebih nyaman bagi para jamaah untuk menggunakan ATM dengan mengaktifkan Bahasa Indonesia sebagai pilihan pada layar ATM. Ke depannya, Mastercard akan terus bekerja sama dengan mitra lainnya dalam menyediakan kenyamanan dan nilai ekstra bagi para jemaah haji dan umrah saat beribadah di tanah suci. Upaya kedua adalah peluncuran Kartu Migran Hasanah dengan menggandeng BNI Syariah. Peluncuran kartu tersebut dilatarbelakangi dengan adanya jutaan calon konsumen yang juga terdiri dari tenaga kerja Indonesia yang tinggal di luar negeri, termasuk para pekerja migran Indonesia. Sebagai penyedia jaringan pembayaran global, Mastercard berkomitmen untuk menyediakan aksesibilitas yang luas dan layanan terintegrasi kepada pelanggan baik di dalam maupun di luar negeri. Kartu Migran Hasanah adalah  sebuah kartu ATM yang memungkinkan tenaga kerja Indonesia di seluruh dunia untuk bertransaksi di mesin ATM dan toko yang menampilkan logo MasterCard. Kartu tersebut  diluncurkan untuk pertama kalinya di Hong Kong. Upaya ketiga adalah  Program Mastercard Halal. Mastercard telah memperkenalkan MasterCard’s Halal Benefit Program yang memberikan berbagai penawaran terbaik yang sesuai bagi pemegang kartu Syariah di Indonesia. Program itu juga memberikan penawaran menarik bagi pemegang kartu debit dan kredit di Indonesia, mulai dari pilihan restoran Halal hingga mode Muslim. Para pemegang kartu akan dapat menikmati liburan yang tak terlupakan serta berbagai penawaran yang ada tanpa harus khawatir apakah makanan tersebut halal atau tidak. Kebutuhan segmen muslim atas gaya hidup halal juga telah dipikirkan secara matang-matang, dimana Mastercard telah memastikan bahwa para merchant telah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
HUT ke-5, Blibli.com Gelar Promo Belanja Spesial

Menjamurnya e-commerce atau situs belanja online di Indonesia, menuntut para pengelola e-commerce untuk menghadirkan diferensiasi yang dapat menarik animo para...

Close