Ketika XL Gerilya ke Ritel Modern Lewat Strategic Partnership

Melakukan langkah ekspansi melalui kerja sama trategis dengan ritel modern sepertinya tercatat sangat efektif. Hal itulah yang dinikmati oleh XL, salah satu raksasa telekomunikasi di Indonesia. Setelah sukses menggenjot penjualannya hingga 70% bersama Indomaret, hari ini (7/3), XL kembali menjalin kerja sama strategis dengan merek ritel lainnya, Alfamart.

IMG_20160307_48284

Dijelaskan Dian Siswarini, Presiden Direktur XL, ada sejumlah hal yang melatarbelakangi kerja sama strategis antara XL dan Alfamart. Pertama, perkembangan bisnis Alfamart tercatat outstanding. Kedua, gerai Alfamart sudah sampai pelosok Indonesia, sehingga mampu memaksimalkan distribusi dan ekspansi XL. Keempat, XL ingin meningkatkan value kepada pelanggan. Kelima, XL ingin meningkatkan kepuasan pelanggan. "Objektif utama kami dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan penjualan dan pelanggan XL," target Dian.

Hans Prawira, Presiden Direktur Alfamart, menambahkan, "Saat ini, Alfamart sudah memiliki 11.300 outlet yang tersebar di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra. Sebenarnya, kerja sama dengan XL sudah sering kami lakukan. Hanya saja, kerja sama kali ini memasuki tahapan strategis."

Penandatanganan kerja sama keduanya mencakup sejumlah insiatif penting, di antaranya host to host direct connection (kerja sama secara langsung tanpa perantara), kerja sama promosi selama satu tahun, dukungan XL untuk transformasi TI (Teknologi Informasi) yang sedang dilakukan Alfamart, serta akuisisi konsumen baru untuk layanan pra bayar dan pasca bayar.

Dipaparkan Ryan Alfons Kaloh, Direktur Marketing Alfamart, jumlah transaksi yang terjadi setiap harinya di Alfamart mencapai 4 juta transaksi. Dari angka itu, 800 ribunya adalah transaksi untuk pengisian pulsa. "Dengan jumlah transaksi yang mencapai 4 juta dan member Alfamart yang saat ini sudah mencapai 7 juta, tentu menjadi potensial market bagi XL untuk meningkatkan transaksi maupun mengakuisisi pelanggan baru," ujar Ryan.

Salah satu program kerja sama ini adalah untuk mengusung program Harga Pas. Artinya, lewat program itu, pelanggan XL busa membeli dan mengisi pulsa XL di seluruh gerai Alfamart dengan harga yang sesuai niminal pulsa. Progam ini menjadi penting, karena selama ini sangat sulit mengimplementasikan harga pas.

Pulsa XL yang dapat dibeli Alfamart lebih variatif, yakni dengan denominasi 15 ribu, 30 ribu, 50 ribu, 100 ribu, 200 ribu, 300 ribu, dan 500 ribu. Alfamart tidak akan menjual pulsa XL dengsn harga yang berbeda dengan nilai pulsa yang dibeli. Sebelu program tersebut, untuk pembelian pulsa, pelanggan harus menambah pembayaran sebesar Rp 1.500.

Melalui program kerja sama itu, XL juga memberikan manfaat tambahan di "XL Day" bagi pelanggan yang mengisi ulang di Alfamart, yakni dengan diskon 20 persen pada tanggal 8 setiap bulannya, yang notabene tanggal HUT XL. Potongan harga itu berlaku untuk pembeli pulsa 100 ribu, 200 ribu, 300 ribu, dan 500 ribu.

Melalui kerja sama itu, XL menargetkan kenaikan penjualan dua kali lipat dibandingkan tahun 2015 lalu. Dengan target kenaikan penjualan dua kali lipat, XL ingin terjadi pertumbuhan penjualan di ritel modern. Cukup dimaklumi, selama ini 95% akuisisi konsumen terjadi di ritel tradisional.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Read previous post:
Sampoerna University Integrasikan Sistem Pendidikan AS 

Sampoerna University mengadakan Education Expo untuk mendukung program integrasi pendidikan Amerika di Indonesia yang mereka kenalkan. Pameran yang diadakan Sabtu...

Close