Langkah LSPR Tumbuhkan "Sense of Entrepreneurship"

Menumbuhkan sense of entrepreneurship di kalangan mahasiswa menjadi salah satu komitmen yang senantiasa diwujudkan oleh London School of Public Relations (LSPR) Jakarta. Salah satunya telah diwujudkan LSPR lewat peluncuran LSPR Centre for ASEAN Creativepreneurship Studies (LSPR CACS) pada awal Mei 2018 lalu.

Paling anyar, pada hari ini (6/7) di Kampus B LSPR-Jakarta, LSPR kembali menggelar kegiatan terkait entrepreneurship bertajuk "The 1st Initiation CACS Seminar". Dikatakan Prita Kemal Gani, Founder & Director LSPR-Jakarta, saat ini menjadi kreatif adalah tantangan bagi semua anak muda di Indonesia.

"Dengan kemajuan teknologi komunikasi yang dinamis, maka LSPR merasa bahwa peluang ini penting dimanfaatkan untuk memperkenalkan kewirausahaan terhadap mahasiswa sejak dini, sehingga dapat membangkitkan minat mereka untuk menjadi wirausahawan, bahkan sejak awal kuliah. Sense of entrepreneurship harus dibangun karena tidak selalu timbul dengan sendirinya. Dan, creativepreneurship dengan skala ASEAN juga perlu dibimbing dan dibantu untuk mewujudkannya, dengan membentuk wadahnya di LSPR, yaitu CACS," paparnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah pembicara ahli dihadirkan. Di antaranya, Afifuddin Suhaeli Kalla, Ketua Umum HIPMI JAYA; Evan Sebastian, Kepala GO-MERCHANTS SMB Division GO-JEK Indonesia; Nina Nugroho, Fashion Designer dan Pendiri Active Muslima Community; serta Daniel Oscar Baskoro, Innovation Project Assistant United Nations dan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden. Selain itu, ada juga pembicara dari Nebrija University, Dr. Begoña Miguel San Emeterio uuntuk isu Digital Communication & Digital Marketing dan Leticia Rodríguez selaku Corporate Communication, Protocol & Event.

Ditambahkan Taufan Teguh Akbari selaku Head of LSPR CACS, saat ini LSPR CACS memiliki program inkubasi yang fokus pada 16 sub sektor industri kreatif yang akan digelar selama setahun. "Program inkubasi ini akan dimulai pada Oktober 2018, di mana kelas inkubasi ini akan mendapat knowledge dari para mentor berpengalaman. Setelah itu, ada juga Hackaton dan Boothcamp," ujarnya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa LSPR CACS juga akan menghadirkan LSPR Family Business Program. "Program ini adalah ajang berbagi ilmu untuk mereka yang ingi meneruskan bisnis keluarga. Ini seperti kelas eksklusif dengan Ibu Prits Kemal Gani prita bersama partner," tutup Taufan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)