Layanan Baru dari Aplikasi Halodoc

 

Akses layanan kesehatan semakin mudah. Kemarin, Halodoc, aplikasi kesehatan terpadu berbasis online,  memperkenalkan layanan terbarunya, Halodoc Goes to Hospital (HG2H). Aplikasi ini memungkinkan  pasien menghemat waktu dalam menebus resep obat di rumah sakit, baik racikan maupun non-racikan.

“Layanan ini dapat diakses oleh setiap pasien, baik pasien umum maupun pasien BPJS, pasien baru maupun pasien yang rawat jalan yang sudah rutin menebus obat di rumah sakit,” kata Jonathan Sudharta, CEO Halodoc.

Halodoc merupakan aplikasi kesehatan terpadu berbasis online yang dilengkapi dengan tiga fitur utama, yakni apotik antar, layanan yang dapat membantu para pengguna dalam membeli suplemen, vitamin dan obat dengan resep dokter.

Halodoc juga menyediakan fasilitas layanan menghubungi dokter, layanan yang memfasilitasi para pengguna untuk berinteraksi secara langsung dengan dokter melalui voice call, video call atau chat; dan lab service. Untuk layanan laboratorium, Halodoc bekerjasama dengan Prodia menyediakan layanan pengecekan kesehatan di rumah maupun kantor.

Melalui Halodoc Goes to Hospital pasien bisa mendapatkan layanan dan resep obat dari dokter di rumah sakit sesuai dengan indikasi yang diberikan. Setelah itu pasien dapat melakukan pembayaran atas layanan konsultasi yang diberikan oleh dokter berikut dengan resep obat yang ingin ditebus di kasir. Pada saat proses pembayaran inilah, pihak rumah sakit akan membantu dengan memberikan penawaran kepada pasien apakah mau menggunakan pengantaran obat melalui layanan Halodoc Goes to Hospital.

Apabila pasien setuju menggunakan layanan ini, pasien diminta mengisi data tambahan untuk pengiriman obat seraya mendapat penjelasan mengenai aturan pakai oleh apoteker rumah sakit mengenai obat yang ditebusnya. Setelah semua tahapan tersebut terpenuhi, pasien dapat langsung meninggalkan rumah sakit dan menunggu pihak Halodoc mengantarkan obat ke alamat yang dikehendaki oleh pasien.

Tahun ini, Halodoc menargetkan untuk menjalin kerjasama dengan 500 rumah sakit.  Saat ini Halodoc sudah berhasil menjalin kerjasama dengan 76 rumah sakit baik swasta maupun non-swasta yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. “Besar harapan kami, layanan ini dapat meningkatkan kepuasan pasien,” ujar dr. Kuntjoro AP, M. Kes, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)