Lebih dari 300 Merek Ramaikan Pameran "Beauty Professional Indonesia 2017"

Industri kecantikan di Tanah Air selalu mampu menyedot perhatian bagi para pelaku bisnis lokal maupun mancanegara. Maklum saja, nilai ekspor produk kosmetik dan pasta gigi di Indonesia mampu mencapai US$ 328 juta di tahun 2015 atau setara Rp 4,2 triliun. Tahun 2016, angkanya kembali tumbuh 9% atau menjadi US$ 359 juta atau Rp 5,3 triliun. Demikian diungkapkapkan Direktur jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawa Ningsih, di sela-sela pembukaan pameran "Beauty Professional Indonesia 2017" pada hari ini (12/8) di Jakarta.

"Sayangnya, meski nilai ekspor bertumbuh dan terhitung besar, nilai impor justru jauh lebih tinggi. Tak heran, jika para pelaku bisnis di mancanegara juga massif merangsek pasar kecantikan di Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta tentu saja merupakan pasar yang potensial bagi mereka," tandas Gati.

Berangkat dari fakta itu, PT Indonesia Trade Exposition menggelar pameran berskala internasional bertajuk "Beauty Professional Indonesia 2017". Diungkapkan Project Director PT Indonesia Trade Exposition Patricia Medina, pameran yang berlangsung selama tiga hari (12-14 Agustus) itu, siap menghadirkan aneka tren terkini di dunia kecantikan sekaligus mempertemukan para pelaku industri kecantikan dari mancanegara.

"Indonesia adalah pasar yang menjanjikan bagi pelaku bisnis kecantikan, karena tingkat pengeluarannya yang tinggi untuk perawatan dan produk-produk kecantikan. Hal itu disebabkan karakter orang Indonesia yang suka coba-coba berbagai merek kecantikan," ujar Patricia.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, pameran ini aka menjadi platform bisnis yang tepat, karena dapat mengetahui tren kecantikan terkini serta berpeluang mempertemukan antara para pemilik rumah atau salon kecantikan dengan produsen produk dan teknologi perawatan kecanyikan dari berbagai negara guna menjalin kerja sama.

Selama pameran berlangsung, para pengunjung juga akan disajikan rangkaian seminar dan workshop tentang kecantikan. Mulai dari workshop Make Up Pengantin by Anggun, Formulasi Kosmetik by Budi Andhika, Strategi Menjadi Pengusaha Bisnis Kecantikan dan Kosmetik, 3D Haircut Tutorial for Young Generation & Professional Hairstylist, seminar Etno Spa Indonesia, Simple & Express Hairdo, dan sejumlah seminar serta acara panggung khusus tentang info terbaru mengenai kecantikan.

Tak semata pameran, business matching, workshop, dan seminar, "Beauty Professional Indonesia 2017" juga memberikan penghargaan kepada "Young and Uprising Entrepreneurs in The Beauty Industry". Penghargaan itu sejatinya dapat mendorong para wirausahawan muda untuk membesarkan industri kecantikan di Indonesia.

"Mereka (wirausahawan muda--red)-lah yang dalam 5 sampai 10 tahun ke depan akan menjadi leader di industri kecantikan. Penghargaan ini dirumuskan dan diberikan oleh para profesional dan ahli di bidang kecantikan yang telah dikenal luas dan diakui integritasnya," lanjutnya.

Lantas, siapa saja yang tampil di pameran tersebut? Dijawab Patricia, pameran ini akan dihadiri oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bisnis estetika, kecantikan, spa, dan perawatan rambut. Mereka datang dari Indonesia, Korea, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Turki.

Ia mengaku ada peningkatan yang cukup signifikan atas jumlah eksibitor pameran di tahun ini. "Pertumbuhan eksibitor di tahun ini sekitar 25%, dimana ada lebih dari 300 merek yang berasal dari dalam dan luar negeri," tutup Patricia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
“AIR BAGI KESEHATAN” DANONE AQUA

The Best Philanthropy Indonesia’s Best Corporate Social Initiative 2017 Sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan untuk memajukan mutu...

Close