LSPR Cetak Ribuan Calon Pelaku Ekonomi Kreatif

Menginjak usia peraknya, 25 tahun, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi The London School of Public Relations – Jakarta (LSPR-Jakarta) kembali menggelar kegiatan wisuda pada akhir November ini (30/11) di Jakarta. Tak kurang dari 1.119 wisudawan--baik dari program sarjana maupun pasca sarjana--mengikuti prosesi wisuda. Di antara wisudawan tersebut terdapat public figure Indonesia yang notabene merupakan mahasiswi LSPR – Jakarta. Sebut saja, Anggika Bosterli  dan Adinda Thomas, serta Abel Cantika yang dikenal sebagai selebgram.

Sebagai kampus komunikasi, LSPR tentu saja turut berperan dalam membangun ekonomi kreatif di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah dengan mendukung para mahasiswa untuk berkreativitas dalam berbagai hal. Contohnya, memaksimalkan sosial media sebagai sarana aktualisasi diri yang ternyata dapat memberikan penghasilan ekstra bagi mereka yang mau berusaha. "Vlogger, Blogger, Youtuber, hingga Selebgram pun menjadi sebuah profesi yang patut diperhitungkan saat ini," ungkap Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Director & Founder LSPR Jakarta.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa banyak anak muda yang saat ini juga telah menjadi pelaku ekonomi kreatif sehingga menghasilkan banyak entrepreneur baru. Prilly Latuconsina dan Varrel Bramasta adalah contoh dari sekian banyak yang mencoba membangun bisnisnya walau masih berstatus mahasiswa di LSPR. "Oleh karena itu, selain menghasilkan alumni yang kompetitif, LSPR pun mempersiapkan alumninya dengan berbagai skills yang siap dijadikan modal sebagai pelaku ekonomi kreatif," tegasnya.

Pada kesempatan itu, tiga belas siswa dari Lembaga Pendidikan Ketrampilan London School Beyond Academy (LPK-LSBA) juga dilantik menjadi alumni yang berhasil menyelesaikan masa pendidikan selama tiga tahun. "Selama masa belajarnya, mereka diajarkan fotografi, teknik cetak/sablon, desain grafis, ilustrasi, hingga tipografi. Seluruh keterampilan ini diharapkan dapat digunakan pada saat mereka bekerja, baik untuk orang lain maupun membuka usaha sendiri," harapnya.

Ditambahkan Prita, saat ini LSPR – Jakarta telah memiliki 17.219 lulusan serta lebih dari 4.500 mahasiswa dan mahasiswi aktif. Data LSPR Career Center juga menunjukkan tingkat serapan lulusan LSPR-Jakarta di dunia kerja mencapai 75% lulusan. LSPR Career Center selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan, menyediakan informasi lowongan pekerjaan, juga membantu menyalurkan para alumni ke bidang pekerjaan yang mereka inginkan, baik dalam dan luar negeri. "Saat ini, tercatat 9.749 alumni untuk program sarjana, 1.075 alumni untuk pasca sarjana dan 6.600 alumni program diploma, total keseluruhan alumni adalah 17.219 orang," terangnya.

Sejak tahun 2002, kata Prita, LSPR selalu mendapat pengakuan dari Badan Akreditasi Nasional dengan nilai A. Untuk program S1 LSPR telah mendapat pengakuan internasional dari lembaga akreditasi internasional yakni The London Chamber of Commerce and Industry Examination Board (LCCI) United Kingdom dan City and Guilds UK sedangkan untuk Program S2, LSPR menjalin kerjasama dengan Edith Cowan University Australia dan City and Guilds UK.

"LSPR juga mendapatkan tiga penghargaan dari KEMENRISTEKDIKTI pada tanggal 30 November 2016 dengan predikat Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kelembagaan, Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kemahasiswaan, dan Peringkat II di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Ketenagaan," tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Ini Alasan Mengapa Dewan Kehumasan Dibutuhkan

Fenomena hoax yang belakangan makin marak serta dibukanya keran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) kian meningkatkan kebutuhan akan profesi Public Relations...

Close