Mengambil Peluang Bisnis dari Generation M (Muslim)

“Apa yang mereka katakan tentang Generation M (kependekan dari Muslim)? Generation M adalah The Next Big Thing,” ucap Shelina Janmohamed, Vice President of Ogilvy Noor di hadapan ribuan peserta AdAsia Bali 2017 hari ini (10/11).

Mengusung tema “Generation M: Young Muslims Changing The World”, perempuan pernah melakukan riset terhadap Generation M itu memaparkan berbagai fakta menarik tentang seksinya Generation M di dunia.

Dipaparkanya, saat ini jumlah muslim di dunia telah mencapai 1,6 miliar. Dari angka tersebut, 33% adalah muslim berusia 15 tahun ke bawah dan 66%-nya adalah muslim di bawah 30 tahun. Yang menarik, dari penduduk muslim di dunia, 60%-nya tinggal di kawasan Asia.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa kadang-kadang kita berpikir saat ini telah terjadi penurunan atas religiusitas, terutama di Amerika. Tapi, hasilnya justru sebaliknya. Bagi segmen muslim muda, menjadi hal sangat penting untuk menunjukkan identitas mereka sebagai muslim. Di negara seperti Uni Eropa misalnya, 98% muslimnya mengaku merasa penting untuk menunjukkan identitas mereka sebagai seorang muslim. Begitu juga dengan negara-negara di Timur Tengah.

Bicara soal aturan-aturan yang ada di dalam Islam, mereka juga menilainya sebagai hal yang positif untuk dijalankan. Separuh darui muslim di Uni Eropa (52%) mengaku bahwa aturan dalam agama Islam penting untuk dijalankan di negara mereka ke depannya. Muslim di kawasan itu juga mengaku bahwa hidup dalam etika dan moral Islam dinilai penting.

“Tak heran, jika lebih dari 90% muslim mengatakan bahwa keyakinan mereka berdampak pada konsumsi mereka. Salah satu buktinya, belanja tahunan Generation M mencapai $ 2,6 triliun," ujarnya.

Bagaimana belanja Generation M pada kebutuhan lainnya? Diterangkan Shelina, belanja kebutuhan lifestyle pada Generation M mencapai $ 2,6 tirliun, Islamic finance $ 1,6 trilun, makanan halal $ 2 triliun, media & recreation $ 301 miliar, travel muslim $ 238 miliar, farmasi halal $ 103 miliar, fesyen muslim $ 484 miliar, dan halal kosmetik $ 73 miliar.

Melihat fakta-fakta tadi, ia pun melontarkan pertanyaan, "Peluang apa yang dapat diambil brand dari Generation M?"

Shelina pun memaparkan sejumlah merek global yang telah menjangkau Generation M. Contohnya, merek perawatan rambut Sunsilk yang meluncurkan varian khusus untuk segmen hijabers, L'Oreal yang menggunakan Generation M sebagai duta, produk penumbuh jenggot London Beard Company, dan Salaam Bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Lintasarta Hadirkan Solusi Cloud Bagi Pelaku Industri

Bicara transformasi digital pada sebuah perusahaan, maka tak bisa dilepaskan dari teknologi cloud. Sejatinya, transformasi digital menjadi sebuah keharusan bagi...

Close