Monogram Asia Hadir di Jakarta

Peluang pasar industri kreatif fotografi di Tanah Air makin menjanjikan. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mencatat, industri fotografi menjadi sektor yang sedang digalakkan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi kreatif dalam negeri, di samping sub sektor lain seperti seni pertunjukkan, seni rupa, televisi dan radio, musik, serta film animasi dan video.

Mengacu pada kondisi tersebut, Monogram Asia melebarkan sayap dengan membuka Monogram Asia Space Jakarta yang berlokasi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Acara soft opening berlangsung Sabtu, (18/11), Monogram Asia Space Jakarta mengintegrasikan kafe, toko buku, toko kamera, counter agen wisata dan galeri. Gerai Monogram Asia Space Jakarta didisain unik sehingga mampu menyuguhkan pengalaman baru bagi pecinta fotografi, travelling dan fine art dari semua genre, format, kelompok usia dan keahlian untuk bertemu, membaca, belajar dan berbagi pengalaman.

Billy Jayadi, Creative Director Monogram Asia Jakarta menegaskan, saat ini ada 4,5 juta instagram user ada di Jakarta. “Ini merupakan potensi yang menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia rata-rata menyenangi fotografi,” imbuhnya.

Sementara Saad Husein, Creative Director Monogram Asia menjelaskan, kehadiran Monogram Asia Space Jakarta ingin mengangkat fotografi Asia dari bermacam genre, tingkatan, kategori secara holistik/menyeluruh. “Kami berharap space kami sebagai "ruang bertemu" dapat menjadi destinasi utama bagi siapapun yang memiliki kecintaan terhadap fotografi untuk berbagi ide kreatif, pengalaman, cerita wisata dan juga foto itu sendiri,” jelasnya.

Monogram Asia berkomitmen untuk menjadi platform yang mampu mempromosikan fotografer bertalenta ke demografis yang lebih besar tidak hanya di Asia tapi juga di seluruh dunia. Melalui kehadiran Monogram Asia Space Jakarta, ia berharap dapat menciptakan peluang kolaborasi, kerjasama dan juga pekerjaan bagi para fotografi melalui platform kami terutama di bidang wisata fotografi, pemasaran berbasis acara maupun area publikasi.

Billy menjelaskan, saat ini Monogram Asia telah bekerja sama dengan Gathot Subroto, salah satu fotografer street tanah air yang merupakan ambassador Fuji Film untuk mewakili Indonesia di konferensi street photography International “8x8 Street Photography Workshop” yang diadakan di Bangkok tahun ini. Tahun depan Monogram Asia akan kembali bekerja sama dengan Gathot Subroto untuk menjadi ambassador untuk program 8x8 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan april 2018 beserta fotografer lain seperti Safir Makki dan Tompi.

Melihat pesatnya pertumbuhan mobile photography di Indonesia, kami juga sedang merancang sebuah event mobile photography berskala international dengan Mobiography, organisasi Mobile Photography global ternama yang berbasis di UK,” tandas Billy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Di Pemilihan Presidium KAHMI, Kamrussamad Usung Konsep Kewirausahaan

Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni HMI (KAHMI) ke-10 yang berlangsung pada 17-19 November 2017 di Medan berhasil menyelesaikan pemilihan Presidium...

Close