SK-II Ajak Perempuan Berani Bermimpi

Mimpi yang pudar bersama usia, serta fakta bahwa orang dewasa yang masih bermimpi ternyata lebih bahagia, menginspirasi SK-II untuk menciptakan Video “Dream Again | SK-II #changedestiny” (http://bit.ly/DreamAgainSKII). Ini adalah sebuah eksperimen sosial melibatkan anak-anak yang masih memiliki banyak mimpi, serta menjadi kejutan sendiri bagi orang dewasa yang tidak lagi berani bermimpi.

Hari ini –27 Juni 2016, beberapa anak usia 5-7 tahun datang mengejutkan kantor-kantor besar di Jakarta dengan meng-hijack dan menggantikan peranan profesional di kantor tersebut. Ada yang berperan sebagai penyiar radio, TV host, TV anchor, serta editor in chief. Siaran langsung Sarapan Seru di Jak Fm oleh Ronal dan Tike pun dibajak oleh seorang anak yang mengingatkan Ronal tentang mimpi-mimpi masa kecil. Anak-anak tersebut berlaku sebagai seorang ‘dream agent’ yang menunjukkan kepercayaan diri dan keyakinan bahwa kita tetap dapat mewujudkan mimpi bahkan ketiak sudah beranjak dewasa.

0616mimpiSK-IIKampanye ini merupakan respon terhadap hasil Global Dreams Index Survey pertama, yang juga menginspirasi SK-II untuk memproduksi video “Dream Again | SK-II #changedestiny”.

Global Dreams Index Survey pertama yang dilakukan oleh brand perawatan kulit premium tersebut mengungkap hasil mengejutkan. Bahwa separuh populasi perempuan di dunia menyerah akan mimpi-mimpi mereka dan tidak puas atas kehidupan yang dijalani saat ini. Survei yang dilakukan terhadap 5.400 perempuan di 14 negara melintasi enam benua menghasilkan data : 3 dari 5 perempuan tidak mengejar mimpi dan tidak puas dengan kehidupan mereka. Di Asia, ketidak puasan itu menunjukkan angka yang lebih besar. Hasil serupa ditemukan di Indonesia.

Kendala utama dalam mewujudkan mimpi masa kecil di Indonesia, demikian hasil penelusuran selanjutnya, termasuk disebabkan keterbatasan dukungan finansial , rasa takut untuk pergi keluar dari zona nyaman dan tidak mencapai definisi sukses pada umumnya. Sebaliknya, hasil yang terlihat dari 82% perempuan di seluruh dunia yang mengejar mimpi mereka merasa telah puas dengan hidup dan sangat yakin dengan definisi sukses mereka secara personal dengan terminologi “Melakukan sesuatu yang dicintai (doing what you love)”.

Film itu memperlihatkan dengan jelas bagaimana keterbatasan sosial dan perasaan rendah diri dapat menghambat banyak perempuan dalam mengejar mimpi mereka. Narasumber menyuarakan bagaimana mimpi masa kecil hanyut saat mereka beranjak dewasa dan tanggung jawab hidup semakin meningkat. Di akhir video eksperimen tersebut, terungkap, sang ‘pakar orang dewasa’ itu merupakan gadis kecil yang menyamar di balik kamera dan earphones. Situasi dramatis membiarkan para perempuan dewasa bertatap muka dengan anak-anak kecil yang tersenyum dan mengingatkan mereka dengan kalimat penyemangat yang sederhana tapi kuat, untuk tidak menyerah akan mimpi-mimpi.

Dream Again | SK-II #changedestiny” adalah bagian terbaru dari kampanye #changedestiny, setelah sukses “Marriage Market” dalam menguatkan perempuan untuk dapat mengendalikan masa depandan mencapai aspirasi mereka sendiri.

Kampanye #Changedestiny menantang keyakinan yang dimiliki bahwa nasib ditentukan saat lahir dan merayakan keberhasilan perempuan yang telah berhasil melampaui batasan-batasan dalam mencapai sukses,” jelas Markus Strobel, President Global SK-II. “Dengan memberikan dukungan penuh pada perempuan untuk mengejar mimpi dan memberi kekuatan pada mereka dalam mengatasi batasan-batasan personal dan sosial, kami berharap dapat menginspirasi perempuan agar dapat mengubah nasib mereka,”lanjutnya.

Susan Bachtiar, brand ambassador SK-II Indonesia memberi apresiasi atas kepedulian SK-II terhadap mimpi perempuan. Sementara Dominique Diyose, brand ambassador lain yang terlibat dalam kampanye memperlihatkan antusiasmenya untuk menularkan pelita mimpi kepada kaumnyha.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
CSR Itu Perlu Riset dan Mapping Wilayah

Komitmen perusahaan di Tanah Air untuk menjalankan program corporat social responsibility (CSR) relatif cukup tinggi. Sayangnya, implementasi CSR kerap tidak...

Close