Sleeper Train, Luxury Brand dari KAI

Selain menyiapkan 393 kereta api untuk melayani arus mudik 2018 di jalur Jawa- Sumatera, pada Lebaran tahun ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga berencana menghadirkan kereta luxury atau yang disebut Sleeper Train. Menurut Mukti Jauhari, Corporate Deputy Director Passanger Transport Marketing & Sales, Sleeper Train adalah kereta super premium yang diproduksi PT Industri Kereta Api (Inka) dengan fasilitas tempat tidur yang mendekati layanan first class di maskapai penerbangan.

“Memanfaatkan momentum Lebaran tahun ini, kami berencana akan meluncurkan Sleeper Train yang akan muai beroperasi pada 12 Juni 2018. Kereta ini disebut sleeper train karena penumpang bisa mengatur sendiri kursinya sampai ke posisi tidur. Sebagai tahap awal, sleeper train baru akan melayani rute Jakarta-Surabaya, Jakarta- Malang, dan Jakarta-Jogjakarta. Harganya mungkin bisa tiga kali lipat lebih mahal dari kereta reguler," ungkap Mukti yang ditemui di kantor pusat PT KAI di Bandung, beberapa waktu lalu.

Kereta super mewah Sleeper train membidik segmen pasar yang biasa menggunakan moda kereta api untuk business trip atau mereka yang butuh kenyamanan lebih dalam perjalanan. Untuk itu, selain dilengkapi dengan kursi seperti tempat tidur dengan tombol pengatur elektrik, sleeper train juga dilengkapi dengan entertainment seperti layar LCD dengan remote, stop kontak/usb charger, colokan headset, dan lainnya. Karena mengutamakan kenyamanan penumpang, Sleeper Train hanya berkapasitas sebanyak 18 seat dengan formasi 1-1.

“Selain menawarkan fasilitas layaknya kelas kelas satu di pesawat, yaitu bisa tidur dengan nyaman sampai tujuan, penumpang juga disuguhkan makanan dan minuman. Pada dasarnya, kami menghadirkan kereta super mewah ini adalah untuk lebih meningkatkan kenyamanan perjalanan jarak jauh, serta lebih memberikan privasi kepada penumpang, ujar Mukti yang juga menerangkan bahwa Sleeper Train tidak tersedia dalam rangkaian kereta khusus, melainkan gerbongnya disambungkan dengan rangkaian kereta eksekutif," paparnya.

Menurutnya, ada empat kereta Sleeper Train yang akan siap beroperasi pada Lebaran nanti. Pihak PT KAI juga tidak mematok target dalam peluncuran layanan Sleeper Train, karena pasar saat ini sangat dinamis dan sama sekali tidak bisa diprediksi. Mukti bercerita, seperti saat peluncuran kereta Priority, dengan harga yang lumayan mahal dibanding kereta reguler, perusahaan juga tidak terlalu berpromosi, tapi ternyata dalam dua bulan seat sudah full.

“Termasuk dalam menghadirkan Sleeper Train ini saat Lebaran nanti. Objektif kami, mau lihat dulu bagaimana respon pasar terhadap Sleeper Train. Jika memang sangat bagus dan positif, ke depannya mungkin kami akan menambah rangkaian guna memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat, tutur Mukti.

Lalu, apa target PT KAI dengan hadirnya layanan baru Sleeper Train ini? Dikatakan Mukti, “Dengan hadirnya kereta Sleeper Train ini, kami berharap akan menambah harum nama PT KAI sebagai perusahaan yang mampu menyediakan tambahan brand baru di kelas luxury atau premium. Sehingga ke depannya, PT KAI akan semakin maju dan berkembang dengan inovasi-inovasi terbaru lain yang fokus untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)