Strategi Flock Bertarung di Industri Periklanan Indonesia

Laporan eMarketer dan IAB Singapore menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pasar periklanan dengan pertumbuhan tercepat di seluruh wilayah Asia Pasifik. Jumlah total belanja iklan Indonesia hingga akhir tahun 2017 diperkirakan mencapai angka U$ 2,8 miliar atau Rp 37,3 triliun. Tak heran, jika Indonesia menjadi pasar periklanan terbesar di kawasan Asia Pasifik, setelah Hong Kong.

Flock sebagai pendatang baru di industri periklanan Tanah Air tampak agresif merangsek pasar. Dua minggu setelah beroperasi di tahun lalu dan pasca memperoleh pendanaan awal dari East Ventures pada Agustus 2016 lalu, Flock--agensi periklanan kreatif hybrid dan full service di Indonesia--berhasil mencatat kinerja yang positif. Saat ini, Flock mengklaim pertumbuhan hingga sepuluh kali lipat. Bahkan, dalam tempo satu tahun, Flock telah berhasil mengunci kerja sama dengan dua perusahaan yang paling banyak berinvestasi di bidang periklanan di Indonesia, Djarum dan Tokopedia.

Diungkapkan Ivan Hadi Wibowo, CEO dan Creative Chariman Flock, “Secara keseluruhan, kami sedang melayani 16 klien. Dua klien terbesar kami, Tokopedia dan Djarum, berkontribusi pada 40% pendapatan kami tahun 2016 lalu. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan dan akan terus mempertahankan kualitas pelayanan terhadap kedua perusahaan ini, sembari mereplikasi sukses ini pada klien lainnya."

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa Tokopedia dan Djarum merupakan klien-klien awal Flock. Awal tahun 2017 ini, Flock berhasil meluncurkan kampanye anyar untuk Tokopedia bertajuk “Everything Starts from Tokopedia” atau “Semua Dimulai Dari Tokopedia”. Sementara itu, untuk klien Djarum, Flock dipercaya untuk membesut merek Djarum Super. Sebelumnya, Flock sukses menangani merek Djarum Black.

Sukses Flock dipercaya oleh klien, dikatakan Ivan, karena Flock mengkombinasikan solusi marketing above-the-line dan below-the-line. Selain itu, Flock fokus dalam membawa pelayanan 360 derajat secara komplit, dari strategi storytelling dan influencer, hingga teknologi dan pembuatan konten.

Brand besar lainnya yang juga dibesut oleh Flock adalah Astra Life dan Aviva yang merupakan perusahaan joint-venture antara PT Astra Internasional dan perusahaan asuransi asal Inggris. Termasuk, klien produsen keju asal Jepang. "Kami dipercaya untuk merancang solusi end-to-end demi keperluan branding Astra Life di Indonesia," tambahnya.

Dijelaskan Ivan, Flock memayungi 4 agensi, yakni Flock yang merupakan agensi kreatif sekaligus holding; Maleo yang merupakan agensi media sosial dan digital dari Flock; Kokako, production house yang mengurus konten; dan OU Design yang merupakan agensi branding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Incar Perempuan Urban, JD.ID Hadirkan “Urban Sisterhood”

Awal agustus ini, JD.ID—eCommerce yang terafiliasi dengan JD.com—merilis program baru bertajuk “Urban Sisterhood”. Program tersebut menghadirkan kategori-kategori yang erat dengan...

Close